" Kamu kemana saja?! Aku cari kamu tahu! "
Guno menghela nafas, setelah dilihat lebih dekat mata Guno ber-air dan merah " Kamu kenapa? " Namun Guno hanya menggelengkan kepalanya, kesal karena sedari tadi Reni mencari tak menemukannya terus sekarang bertemu namun tak mendapatkan jawaban yang pasti.
" Kamu ingat Tama ya? " Reni langsung mempertanyakan hal itu karena sedari tadi hatinya berkata kalau Guno ini galau tidak bisa bertemu dengan Tama di saat kondisinya sedang lemah.
" Enggak.. " Guno menjawabnya dengan suara pelan.
" Bohong, kamu pasti ingat Tama-kan?! " Reni mengintimidasi Guno.
" Enggak Ren.. " Guno masih menjawabnya dengan suara pelan.
" Jangan bohong sama aku kamu ingat Tama kan?!!! " Kini Reni menaikkan volume suaranya.
" Enggak!!!!! " Dan kali ini Guno membentak Reni.
Seisi lorong menggema dengan suara Guno yang begitu menggelegar, beberapa orang keluar dari kamar rawat inap pasien hanya untuk mengecek ada apakah di luar sana? Orang-orang seolah tahu kalau yang membentak tadi itu adalah Guno. Tatapan mereka mengarah pada Guno dan Reni, salah satu diantaranya tentu menegur " Jangan kasar sama cewek, sudah pergi baru tahu rasa Kau! " Pun setelah itu satu persatu mereka masuk kembali ke dalam kamarnya.
Reni pikir Guno berbeda dari suaminya ternyata sama saja ketika marah dia dibentak, Reni tidak menyangka kalau hal ini akan terjadi lagi. Dengan sedikit kaku dan gemetar Reni undur diri untuk pamit pulang " K-kalau b-beg-gitu aku pulang ya, aku akan bilang sama perawat untuk temani kamu jika ada yang kamu perlukan dari ku.. bilang saja tidak usah sungkan, permisi " dan Reni pergi dari hadapan Guno.
Bukannya merasa bersalah karena sudah membentak wanita yang selalu ada untuknya, Guno justru malah bersyukur kalau dirinya malam ini tidak ditemani Reni yang kerap kali terlalu mengikat Guno dengan pertanyaan-pertanyaan jebakan seperti apakah Guno beneran sayang padanya? Atau... cantikan siapa Aku dengan Tama? Mungkin untuk sebuah kebohongan itu bisa saja…
Lelaki Manipulatif
Adel?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments