Guno diam tak berkutik sedikitpun, entah apa yang ada di pikirannya. Banyak sekali pertimbangan di saat kondisi yang genting seperti ini. Harusnya sebagai kakak, dia langsung menelpon dan bertanya tentang foto itu. Tapi dia malah diam saja meskipun Fuji sudah menyuruh.
"Telepon adikmu!"
Guno menggelengkan kepalanya "kayaknya ini cuman ancaman deh!" Sembari menatap kakinya dengan tatapan kosong. Sudah tahu itu ancaman bukannya bergerak cepat tapi malah diam saja! Yang dilakukan Guno adalah memeluk Fuji. Diluar nalar!
Fuji pun yang dipeluknya merasa tindakan ini bukanlah solusi, tapi dia berusaha berfikir positif meskipun didalam hatinya berkata "ini orang gimana sih pikirannya? Adik dalam bahaya juga." Lalu firasat Fuji mengatakan, " Ini pasti kelakuan Joy, dia beri peringatan yang kedua. Aku harus turun ke mobil dan cari sesuatu disana, pasti Joy sudah menyimpan rekaman atau kamera tersembunyi dimobil" perlahan pelukan Guno, Fuji lepaskan.
"Aku mau turun dulu ke bawah, kamu mau nitip apa?" Tanya Fuji.
"Makanan yang dimeja masih ada gak?" Guno.
"Ada tapi takutnya dingin, aku bawain bubur dimakan gak?" Fuji.
"Ya deh, terserah kamu yang penting makanan hangat"
"Ok!" Jawab Fuji cepat kemudian dirinya langsung memakai pakaian lengkap lalu pergi meninggalkan Guno sendirian di kamar karaoke.
(***)
Dengan perasaan kesal, marah, yang bercampur menjadi satu. Fuji mencari benda yang sekiranya asing di mobil. Matanya berusaha melihat dengan jeli ke setiap sudut ruang.
Hampir menyerah dan putus asa Fuji terdiam sejenak, lalu matanya kembali menyisir ke dashboard mobil dan siapa sangka ternyata di sana ada cahaya merah. Berkedip-kedip, dengan sigap tangannya langsung menyambar ke area cahaya merah tersebut. Timbul, dan bisa dilepas!
"Dapat!"
Dibawanya alat itu keluar dari mobil, Fuji mencari batu. Begitu dapat, langsung dihancurkan sampai remuk!
"Siapa yang bisa mengakses mobil ku? Padahal aku sudah menggunakan kunci ganda!"
Tak lama setelah Fuji menghancurkan benda itu telpon da…
Lelaki Manipulatif
Dosa besar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments