"Jangan pernah bertemu dengan lelaki naif itu lagi! Kamu pikirkan hidup mu saja, jika kamu berani melanggar peraturan saya.. maka saya gak akan segan-segan menghancurkan hidupmu!" Kecam Joy pada Fuji yang duduk menunduk.
Fuji memejamkan matanya dengan kening yang mengernyit, dia tahu kalau lelaki yang kemarin tidur dengannya itu adalah lelaki impian dimasa lalu. Tapi dengan kehidupannya yang sekarang, rasanya sayang sekali untuk dilepaskan. Mengingat barang milik Guno lebih besar, Fuji perlahan tak mau lagi melayani Joy. Sang bos yang selalu memintanya untuk ada dikala butuh saja.
Menelan ludah, berpikir untuk yang kesekian kalinya, Fuji memutuskan hal yang seharusnya tak di ambil "Kalau begitu aku mundur pak, jadikan aku operator lagi" mendengar itu Joy tertawa terbahak-bahak.
Ahahahaha!!!!
Sesekali dia minum wine yang sedari tadi dipegangnya "Lucu sekali! Ahahaha" lagi, diatas kesedihannya Joy malah menganggap itu lelucon.
"Aku serius pak! Aku mundur, biarkan aku hidup dengan gaji UMR. Tak apa tanpa barang branded, tak apa tak punya tabungan lebih. Yang penting aku hidup dengan Guno, selamanya"
Seketika tawanya berhenti, menyimpan gelas wine ke meja.
Trang!!!.
Rahangnya mengeras, kedua tangannya menyingkab rambut yang menjuntai kedepan. Lalu menghela nafas "Fuji, cinta itu butuh uang. Kamu mau makan apa sama dia?" Tanyanya dengan nada malas.
"Akan aku usahakan segalanya untuk bisa mencukupi hidup berdua"
"Maksud kamu?"
"Saya akan menikahinya dan bekerja sekeras mungkin, agar Guno mau menerima saya dan saya! Bisa hidup lebih bahagia dengan dia"
"Jadi selama ini kamu merasa tidak bahagia dengan saya?"
"Bahagia— tapi, ada rasa takut. Takut kalau aku dijambak oleh istrimu, takut namaku dipermalukan seperti Anggit, takut kalau— aku dipisahkan darimu secara mendadak disaat aku tidak memiliki kesiapan apapun!"
Joy mengerucutkan bibirnya, lalu memangku kedua tangannya.
"Asal kamu tahu Fuji, bulan ini saya sedang mengurus perceraian dengan istri saya. Kamu jangan berpinda…
Lelaki Manipulatif
Hukuman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments