Dua juta rupiah! Guno terima uang itu secara cash dari emaknya, senyum senang dan ucapan terimakasih turut andil ketika Guno mengadahkan lengan pada perempuan yang sudah mengandungnya selama sembilan bulan sepuluh hari itu.
"Jangan pulang malam-malam, banyak begal! Sudah dapat handphone langsung pulang kerumah."
"Ya Mak, Guno pergi dulu ya. Terimakasih"
Guno menyalami emaknya itu lalu menyambar kunci mobil yang tergeletak dimeja kecil dekat pintu kamar bapak. Sedikit tergesa, Guno berhasil mengendarai kijang merah yang sudah lama tak ia pegang setirnya. Dibawanya ke toko handphone yang berjajar dipinggir jalan.
Mobilnya memelan, sembari kepala Guno tengok kanan kiri untuk melihat 'toko mana yang menjual handphone harga satu juta setengah?' sampai akhirnya, mobil Guno terhenti di LALU LALANG CELL.
Guno keluar dari dalam mobil sembari memegang dompet yang berisikan uang. Dia berjalan begitu gagah, melihat-lihat ponsel yang dipajang di etalase.
"Ada yang bisa saya bantu kak?" Tanya karyawan toko handphone menghampirinya.
"Saya punya uang, satu juta lima ratus ribu. Bisa?"
Mengerti dengan perkataan Guno, karyawan itupun melangkah ke etalase handphone ber-seri A. "Memang kameranya seperti bakso tapi, kualitasnya bisa diadu dengan handphone tiga jutaan kak!" Ujar karyawan toko.
"Bisa diperlihatkan fiturnya apa saja?"
"Bisa!"
Karyawan itu bergegas mengambil handphone seri-A untuk dihidupkan, sekedar memperlihatkan fitur-fiturnya kepada Guno. Berulang kali Mereka melihat handphone yang lain untuk membandingkan mana yang lebih baik Guno ambil. Sampai akhirnya pilihan Guno jatuh ke handphone seri-S. Soal harga hanya beda dua ratus ribu rupiah, tak apa! Dengan sisa tiga ratus ribu Guno berharap uang itu cukup untuk dia jajan di kampung selama beberapa minggu.
Handphone plus kartu data sudah dapat, saatnya pulang!
(***)
Nuansa desa memang berbeda dengan perkotaan, suara jangkrik dan kodok beradu seperti paduan suara yang sedang berlomba. Guno berbaring dikamarnya yang berukura…
Lelaki Manipulatif
oh, anak pak RW!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments