" permisi!!! "
Tok! Tok!
Guno kini berdiri didepan sebuah rumah yang berwarna putih tulang, dia mengetuk pintu itu beberapa kali. Sempat putus asa lelah menunggu sahutan dari dalam selama tiga puluh menit namun, akhirnya hal tersebut terbayarkan oleh seseorang yang membukanya secara perlahan.
Kret!!!!
Pintu itu dibukanya pelan... Pelan sekali hingga Guno benar - benar harus menggunakan rasa sabarnya itu saat ini.
" Siapa? "
Sosok anak kecil mengintip dari balik pintu tersebut, dia seperti ketakutan namun penasaran dengan manusia yang berdiri didepannya. Guno sedikit membungkukkan tubuhnya untuk bisa berbicara dengan baik kepada anak itu.
" Saya Guno, mamah papahnya ada dirumah? "
" Ada.. "
" Tolong panggilkan, om mau bicara "
Anak itupun mengangguk dia langsung menutup pintu tersebut dengan sedikit dibanting, Brak! Terkejut. Tapi biarlah, Guno sedang berusaha untuk mendapatkan harta karunnya yang sangat amat berharga.
Guno menghembuskan nafasnya sembari menunggu dia berjalan menuju cctv yang tersimpan di pojok rumah itu. Guno sesekali menatap cctv itu sesekali juga dia menatap tempat aksi bejadnya.
" Penempatan yang bodoh! Pantas saja Irfan sulit meyakinkan yang lain ternyata hanya jadi pajangan saja "
Tak lama kemudian pemilik rumah itupun keluar dan memanggil Guno.
" Pak? "
Guno langsung beralih pandang ke sumber suara.
" Ya Bu! "
Manusia dewasa berjenis kelamin perempuan itu berdiri sembari menggenggam piyama kimononya. Dia memandang wajah Guno lalu bertanya dengan nada lemah lembut.
" Ada yang bisa saya bantu pak? "
Gunopun ada rasa terpesona ketika memandang perempuan itu namun dia berusaha fokus pada tujuannya, sedikit kaku Guno mengatakan " a- anu saya mau lihat cctv Bu, saya habis difitnah sudah melakukan pelecehan pada perempuan padahal saya hanya menjambaknya saja " tutur Guno.
Perempuan itu seolah mengingat sesuatu, dirinya mengacungkan jari telunjuk sedada dan matanya membulat " oh! Kemarin ada yang minta juga cctv itu kesini saya kira dia ak…
Lelaki Manipulatif
menguras kesabaran Guno.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments