Serangan jantung!
Tanpa berpikir panjang Tama langsung berdiri berlari keluar kelas, Dia tidak tahu Guno ada di kelas mana, hanya mengikuti firasat, Tama berpikir kalau Guno ada di kelas 10 IPA namun kenyataannya— orang-orang yang tahu kedekatan Tama dengan Guno langsung mengarahkannya ke kelas 11 IPA 2.
" Disini kak! " arahan dari salah satu siswa yang berdiri di depan kelas sebelas IPA dua.
Tama yang mendengar, langahnya masuk kedalam kelas itu " mana?! mana?! " ucap Tama sembari menghalau beberapa siswa yang mengerubungi Guno. Wujud lelaki itu sudah tergeletak begitu saja dilantai, Tama langsung berhambur memeluk kepala Guno.
" Ya tuhan, kenapa ini? ini kenapa?!!! " ucap Tama sembari mengusap dada Guno lalu menatap mereka yang hanya bisa berdiam diri saja.
***************
Guno tersadar, dia bangun dengan mata yang perlahan terbuka lebar. Yang ada disisinya kali ini bukan Tama tapi ibu Murni mertua Guno
srek!!!
Rasa nyeri didadanya datang lagi ketika mata Guno berhasil melihat sosok mertua yang biadap! Sontak ibu Murni langsung memanggil dokter untuk segera memeriksa keadaan Guno " Dok! dokter! " tidak perlu menunggu waktu yang lama agar dokter itu bisa datang keruang Guno, hanya dalam beberapa menit saja mereka sigap masuk kedalam ruang inap.
" Anak saya sudah sadar tapi sepertinya rasa sakit dijantung masih terasa " tutur ibu Murni.
Dokter langsung memeriksa Guno. Dari mata, lidah sampai memeriksa detak jantung Guno " ini hanya respon awal saja bu, detak jantungnya sudah normal. Pak Guno butuh istirahat yang cukup " tutur pak Dokter.
Bu Murni mengelus dada
" Syukurlah, saya pikir dia kena lagi jantungnya "
pak Dokter tersenyum
" Tenang saja bu, ini semua karena asam lambung pak Guno naik "
Ibu murni mengangguk - anggukkan kepalanya
" Baiklah kalau begitu saya permisi bu..." Dokter meninggalkan Bu Murni dan Guno di ruang rawat inap itu.
Rasa sakit itu kenyataannya masih ada di dada Guno, ia mencengkram kuat baju yang dikenakan. Ketika Bu Murni berjalan dan jari…
Lelaki Manipulatif
Mertua Biadap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments