“Apaan sih? Emangnya hatiku sama dengan hati sapi beku yang dijual di supermarket?”
Endah terbahak mendengar ucapan Nindya. “Maksudku, siapa laki-laki yang berhasil masuk ke hatimu yang tertutup rapat itu?” Endah menunjuk dada kiri Nindya.
“Entahlah,” jawab Nindya lirih.
“Kamu masih berharap sama laki-laki yang pernah berjanji untuk melamarmu kalau kalian sudah dewasa? Wake up, Nda. Bisa jadi laki-laki itu sudah lupa dengan janjinya. Apa sih yang bisa kita harapkan dari janji seorang bocah? Aku yakin, bocah itu tidak paham dengan apa yang ia janjikan saat itu.”
“Iya juga sih.” Nindya kembali mengingat pertemuan terakhirnya dengan anak laki-laki yang sangat ia sukai dulu. Anak laki-laki itu mungkin tiga atau empat tahun lebih tua darinya. Saat usianya lima tahun, Nindya mendapatkan janji dari anak laki-laki yang akan melamarnya jika mereka sudah berusia lebih dari dua puluh tahun. Nindya yang masih begitu polos mempercayai janji yang terucap dari bibir munggil bocah laki-laki itu. Nindya sudah tidak ingat wajah dari anak laki-laki itu. Nindya hanya ingat jika ia memanggil bocah laki-laki yang sedikit lebih tua darinya itu dengan panggilan Aa.
“Kamu juga gak ingat kan nama dari laki-laki itu?” tanya Endah.
Nindya menggeleng.
“Ya sudah. Lupakan anak laki-laki di masa lalu kamu. Buka hati kamu untuk menerima kehadiran laki-laki lain. Ada pak dokter, ada juga pak lurah. Kamu tinggal pilih mau sama siapa?” goda Endah.
“Ish. Apa-apaan sih? Siapa yang bilang aku suka sama mereka?”
“Aku. Aku lihat mereka cocok jika jadi pasangan kamu. Dua-duanya punya modal buat jadi suami dari seorang Nindya yang judes dan galak,” kata Endah sambil terbahak.
Nindya mencubit kecil lengan Endah karena tidak terima. Ia khawatir orang-orang akan mendengar pembicaraan mereka dan sebuah kabar burung akan menyebar dengan cepat. Nindya ingin meyakini bahwa baik Lingga ataupun Fahri tidak ada dalam hati dan pikirannya, walaupun ada satu orang yang bayangannya kerap menghantui.
“Aku serius, Nda. Aku…
Kepak Asa
49. Buka Hatimu!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Dwi Rahayu
ringan ceritanya tp asyik sekali alurnya
2024-05-28
0