Setelah selesai dengan pemeriksaan di lab, Euis langsung memeriksakan Nindya di rumah sakit yang ada di kota. Hasil pemeriksaan di rumah sakit menyatakan bahwa Nindya harus dirawat dan menunggu diagnosa selanjutnya apakah positif tifus atau tidak.
“Ambu sih pakai periksa ke rumah sakit segala. Neng jadi harus dirawat,” protes Nindya.
“Neng ini bagaimana sih pikirannya? Kamu itu sakit, Neng. Kalau kata dokter harus dirawat berarti Neng harus dirawat.” Euis sedikit marah pada Nindya yang keras kepala.
Euis sudah menghubungi suaminya yang masih di luar kota bahwa Nindya harus dirawat. Darma akan langsung pulang untuk menyiapkan keperluan Nindya selama di rawat.
Setelah menunggu beberapa jam di IGD, akhirnya Nindya mendapatkan ruangan untuk menjalani rawat inap.
“Nda, aku pulang dulu ya. Sudah sore.”
“Iya, Ndah. Terima kasih sudah menemani aku sama Ambu.”
“Ah kamu kaya ke siapa saja.” Endah melihat Ambu yang baru saja masuk ke kamar tempat Nindya dirawat. “Mbu, Endah pamit pulang. Besok Endah sama Teh Dian jenguk ke sini.”
“Terima kasih, Ndah.” Euis bersyukur Nindya memiliki sahabat-sahabat yang baik seperti Endah dan Dian.
Hasil lab sudah keluar dan benar dugaan Fahri kalau Nindya kemungkinan terkena tifus sehingga harus dirawat di rumah sakit. Malam hari, Darma datang sambil membawa baju ganti untuk Nindya dan Euis.
“Anak Abah yang cantik, kenapa sampai dirawat seperti ini?” Darma membelai kepala Nindya dengan penuh kasih sayang.
“Terlalu sibuk sampai lupa makan, lupa istirahat, dan lupa segalanya,” kata Euis.
“Tidak lupa segalanya, Mbu. Neng masih ingat untuk salat tepat waktu,” protes Nindya atas pernyataan ibunya.
Euis tertawa mendengar protes dari Nindya.
Sudah dua hari Nindya dirawat di rumah sakit. Pada hari kedua, Fahri menjenguknya bersama Zaki.
“Neng, ada Dokter Fahri datang menengok. Pakai dulu kerudungnya,” kata Euis memberitahu sambil menyerahkan jilbab instan berwarna hijau daun pada Nindya.
Setelah Nindya memakai kerudungnya, Fahri dan Zaki masuk ke kama…
Kepak Asa
33. Dirawat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments