“Kalau masaknya pakai hati dan cinta, pasti rasanya lezat walaupun tampilannya kurang menjanjikan, iya kan Pak Haji?” Lingga mulai menyuapkan nasi, dadar telur, dan ayam goreng yang disebut-sebut sebagai buatan Nindya.
“Betul sekali. Dulu juga ambunya Inda tidak bisa memasak. Memasak itu butuh jam terbang. Semakin sering memasak, maka rasanya juga akan semakin sesuai dan enak. Sebagai seorang suami, juga harus maklum dengan kemampuan memasak istri. Jangan mengharapkan istri bisa langsung memasak enak, kecuali istrinya lulusan tata boga. Iya gak, Mbu?” Darma meminta persetujuan istrinya.
“Seratus buat Abah. Seorang suami harus maklum kalau istrinya belum bisa membuat masakan yang enak dan istri pun harus berusaha membuat masakan yang enak agar suaminya senang. Pasangan itu harus saling memahami dan memaklumi supaya kehidupan rumah tangganya harmonis. Iya kan, Bah?” Euis pun meminta persetujuan suaminya.
“Pagi-pagi begini, kenapa ngomongin masalah rumah tangga sih?” protes Nindya kesal. Sejak tadi ia sudah menahan emosi, dan sekarang ia sudah tidak tahan lagi untuk mengeluarkan isi kepalanya.
“Lho, kok sewot sih Neng? Ambu dan Abah hanya sharing mengenai kehidupan rumah tangga. Neng dan Pak Lurah kan belum menikah. Apa salahnya mendengarkan nasihat dari kami yang telah lebih dulu mengarungi kehidupan rumah tangga supaya kalian bisa belajar. Iya kan, Bah?”
“Benar apa yang dikatakan Ambu kamu. Yang baik-baik yang diambil, yang buruknya jangan diambil. Abah dan Ambu bukan bermaksud menggurui tapi memang kami sengaja untuk menggurui kalian supaya mendapatkan ilmu baru,” ujar Darma sambil menahan senyum. Ia sangat menyadari jika Lingga memiliki maksud tertentu pada putri bungsunya. Bagaimana tidak curiga jika Lingga datang bertamu di pagi buta dengan alasan ingin mengantar Nindya ke sekolah.
Darma bukan anak kemarin sore yang tidak mampu menangkap sinyal dari Lingga. Sebagai seorang ayah, tentu saja Darma tidak akan menghalangi maksud baik Lingga. Ia sudah cukup mengenal s…
Kepak Asa
56. Mengantar
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments