Dua puluh tahun lebih berlalu, Nindya masih menyimpan bunga pemberian Gaga dengan baik. walaupun bunga tersebut telah mengering dan berubah warna, bahkan hampir hancur, tapi masih tersimpan aman dalam sebuah kotak berlapiskan beludru berwarna merah.
Nindya sudah berada di dalam kamarnya. Wajahnya masih terasa hangat setelah ucapan Lingga tadi. Ucapan berisi janji yang akan segera membawa orang tuanya untuk menemui orang tua Nindya. Ia tahu jika orang tua dari kedua belah pihak sudah bertemu, maka hubungan mereka bukan hubungan yang biasa-biasa saja. Ada tujuan yang ingin mereka capai bersama.
“Minggu depan, saya akan datang bersama dengan orang tua saya,” ucap Lingga tegas.
Nindya hanya bisa mengangguk dan tidak kuasa mendebat apalagi menolak perkataan Lingga.
“Selamat istirahat. Istirahat yang benar-benar istirahat. Jangan sampai tidak bisa tidur lagi karena mikiran saya,” goda Lingga.
“Ih, siapa juga yang mikirin kamu?”
“Saya tahu kamu sering mikiran saya karena saya pun sering mikirin kamu. Memikirkan dan merancang masa depan kita berdua.”
Nindya merasa jantungnya copot saking kerasnya berdegup.
Ucapan Lingga memang sudah lewat beberapa jam lalu, tapi debaran dalam dadanya masih terasa. Nindya membuka kotak berlapis kain beludru warna merah dengan hati-hati. Sudah sangat lama sejak terakhir kalinya ia membuka kotak tersebut. Di dalamnya hanya berisi bunga kering berusia lebih dari dua puluh tahun. Masih berbentuk bunga tapi sudah begitu rapuh saking lamanya. Bunga pemberian Gaga, anak laki-laki yang pernah berjanji untuk kembali dan menjadikannya seorang istri.
“Sekarang Aa Gaga di mana? Masih ingat tidak sama Nda? Nda kangen Aa Gaga. Ada yang ingin menjadikan Nda sebagai istrinya, tapi sejujurnya Nda masih menunggu Aa Gaga menepati janji. Nda harus gimana? Tidak apa-apa kan kalau Nda menerima lamaran Pak Lurah?” tanya Nindya pada setangkai bunga matahari kering.
Nindya melanjutkan curahan hatinya. Ia seperti berbicara pada Gaga cilik yang sejujurnya wajahnya pun…
Kepak Asa
69. Selamat Tinggal Masa Lalu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments