“Sudah mulai mencoba kegiatan pelatihan sejak kapan?” tanya Lingga mengalihkan topik tentang fans dan idola.
“Sebenarnya kegiatan sudah mulai sejak beberapa bulan lalu, tapi baru dilakukan di rumahnya Teh Dian. Itu juga baru beberapa orang saja. Kami ingin kegiatannya dilaksanakan di tempat yang lebih luas agar banyak warga yang bisa ikut.”
Lingga mendengarkan penjelasan Nindya sambil mengangguk-anggukan kepala.
Nindya meneruskan penjelasannya, “Sebenarnya, kami juga sudah meminta rekomendasi ke kecamatan. Pihak kecamatan merekomendasikan kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di desa ini sebagai pilot project. Kalau berhasil maka akan dilaksanakan juga di desa lain.”
“Saya sangat mendukung kegiatan pelatihan ini. Hanya saja kita memang harus mengatur strategi dengan tepat agar tidak ada penolakan dari warga. Kamu ingat kan kejadian kamu dicelakakan oleh preman? Menurut saya itu karena ada warga yang tidak menyukai eksistensi kalian.”
Lingga melihat wajah kebingungan yang ditampakkan Nindya.
“Maksud saya mungkin ada warga yang menerima dengan adanya pelatihan-pelatihan yang kalian berikan, tapi ada juga warga yang tidak menerimanya. Contohnya Atang yang tidak menyukai apa yang sudah kalian perbuat, terutama kamu yang menurut dia sudah memberikan pengaruh buruk pada istrinya. Kamu ingat kan apa yang dikatakan Atang tentang kamu? Dia mengatakan bahwa istrinya menjadi pembangkang setelah dekat dengan kamu. Saya berasumsi bahwa Atang menganggap apa yang kamu lakukan itu membuat istrinya jadi tidak menurut pada suaminya.”
Nindya mulai paham maksud Lingga. Ia mendengarkan penjelasan Lingga dengan cermat.
“Saya tidak mengatakan kalau kamu memberikan pengaruh buruk, tapi mendengar perkataan Atang, itu menunjukkan sesuatu yang negatif terhadap kegiatan kalian. Jadi, kita harus membuat rencana yang matang agar kegiatan pelatihan ini bisa diterima oleh warga. Tidak ada lagi anggapan buruk terhadap kegiatan kalian, khususnya pribadi kamu. Mengerti?”
Nindya mengangguk. Ia merasa se…
Kepak Asa
29. Diskusi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments