“Ini baru keluar perbatasan kota, Teh,” jawab Lingga.
“Teteh sudah dekat lokasi. Teteh akan langsung bergerak kalau Nindya sudah ditemukan.”
“Iya, Teh. Makasih banget.” Lingga bersyukur memiliki saudara sepupu seperti Xena yang mau mengorbankan waktu pribadi untuk menolongnya. Ia tahu Xena tidak melibatkan kesatuannya dalam misi kali ini.
“Ga, sekarang Teteh ada di sebuah hotel. Menurut shareloc terakhir, Nindya ada di hotel ini.”
“Sialan!” Lingga memukul setir berkali-kali untuk meluapkan kekesalannya. Ia menambah kecepatan mobilnya dan berharap tidak ada pihak lain yang dirugikan akibat tindakan mengebutnya.
“Ga, Nindya udah terlihat. Dia bersama seorang laki-laki. Untuk sementara Teteh hanya akan mengawasi mereka. Jika ada tindakan yang abnormal baru kami akan bertindak.”
“Kenapa kita ke sini, Pak Dokter?” tanya Nindya. ia tidak suka dibawa ke tempat yang dirasanya asing.
“Kita makan siang dulu di sini,” jawab Fahri santai.
“Kenapa tidak makan di tempat biasa saja? Kenapa harus makan di hotel?”
“Ganti suasana? Memangnya kamu tidak suka makan di hotel seperti ini?”
“Bukan begitu Pak Dokter. Hanya saja saya kurang nyaman kalau makan di tempat seperti ini. Tempatnya terlalu sunyi.” Nindya gentar juga saat melihat pengunjung yang tidak terlalu banyak. Perasaannya jadi tidak enak.
“Bukankah akan lebih nyaman jika tidak terlalu banyak pengunjung? Kita tidak akan terlalu terganggu. Kita bisa lebih menikmati kebersamaan kita.”
Nindya melihat ekspresi menakutkan dari senyum Fahri. Seperti bukan Fahri yang selama ini dikenalnya.
Tidak berapa lama, pesanan mereka sudah tersaji di atas meja.
“Silahkan dinikmati makan siangnya,” ujar Fahri yang terdengar sedikit menakutkan di pendengaran Nindya.
Nindya mulai menyendok makanannya.
“Rasanya enak, kan?”
Nindya mengangguk.
“Habiskan!” perintah Fahri.
Tidak lama setelah menghabiskan makanan dan minumannya, Nindya merasakan kantuk yang luar biasa. Ia merasakan tubuhnya seperti melayang saat Fahri menggendongnya.
“Pak Dokter mau baw…
Kepak Asa
72. Pencarian
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments