Ponsel Lingga aktif, tapi setelah menunggu lebih dari dua jam, belum ada tanda-tanda Lingga membaca pesan apalagi membalas pesannya.
Karena tidak mendapatkan balasan, Nindya berinisiatif untuk menelepon Lingga. Sekarang, ia benar-benar merasa khawatir akan keselamatan Lingga. Desa sebelah terkenal dengan ketidakamanannya. Nindya khawatir kejadian pengeroyokan yang pernah dialami dirinya dan Lingga terjadi lagi.
Setelah dua kali percobaan, akhirnya Lingga menerima panggilan.
“Assalamualaikum Pak Lurah,” sapa Nindya.
“Waalaikumsalam,” balas orang yang menerima panggilan Nindya. Bukan suara Lingga, tapi suara perempuan.
Nindya melihat layar ponselnya dan nama Lingga yang terpampang. “Tidak salah sambung, tapi siapa perempuan yang menerima panggilannya.” Pikiran Nindya bertanya-tanya.
“Maaf, ini nomernya Pak Lurah, kan?” tanya Nindya untuk meyakinkan.
“Benar. Ini nomornya Lingga. Ini siapa ya?” tanya perempuan di seberang sana.
“Nama saya Nindya. Saya, ehm, saya warga di desa. Ingin menanyakan kabar Pak Lurah karena sudah satu minggu tidak ada kabarnya.”
“Oh, Nindya? Nindya yang calonnya Ingga?” tanya perempuan itu lagi.
“Eh?” Nindya jadi canggung dengan pertanyaan itu.
“Saya kakak perempuannya Ingga. Sekarang Ingga berada di rumah sakit. Setelah lima hari mengalami koma, baru tadi pagi dia sadar. Maaf kalau kami tidak segera mengabarkan keadaan Ingga di sini karena kami pun panik dengan keadaan Lingga. Baru hari ini kami merasa lega karena akhirnya Ingga sadar dari komanya,” jelas kakak perempuan Lingga.
Nindya merasa sesak saat mendengar kabar Lingga. Ia merasa bersalah karena selama hampir satu minggu ini telah berburuk sangka pada Lingga.
“Ba-bagaimana keadaan Pak Lurah sekarang? Maaf, saya tidak tahu.”
“Ingga sudah stabil. Sekarang lagi tidur karena efek obat sepertinya.”
“Kenapa Pak Lurah bisa koma?” tanya Nindya dengan suara bergetar.
“Aku juga tidak tahu kejadian detailnya. Berdasarkan informasi dari para warga yang membawa Ingga ke rumah sakit, Ingga dikeroyok…
Kepak Asa
59. Musibah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments