Lingga melihat laki-laki tua berusia sekitar 60 tahun an. Nindya memang benar, kasihan jika ia harus membatalkan pesanan ojeknya. Bisa jadi uang jasa yang diberikan Nindya berarti banyak bagi laki-laki tua itu. Lingga mampu untuk membatalkan pesanan ojek itu tanpa menghalangi jalan rezeki laki-laki tua itu.
“Pak, Neng Inda pesan sampai mana?” tanya Lingga.
“Sampai gerbang desa,” jawab tukang ojek itu.
“Pesanan ojeknya batal ya,” ucap Lingga. Ia melihat raut kecewa dari wajah tukang ojek itu. “Tapi jangan khawatir, saya akan bayar jasa antarnya.” Lingga mengeluarkan dua lembar uang seratus ribu dari dompetnya.
“Ini kebanyakan Pak Lurah,” ucap tukang ojek itu.
“Tidak apa-apa, Pak. Ini rezeki Bapak untuk hari ini,” ucap Lingga.
“Eh, Pak Lurah ngapain sih? Kenapa ngebatalin pesanan ojek saya?” Nindya bergegas mendekat.
Setelah menerima uang dari Lingga dan mengucapkan terima kasih, tukang ojek itu segera berlalu.
“Tukang ojeknya sudah pergi. Saya yang akan mengantar kamu,” tegas Lingga.
“Tidak mau. Cepat panggil kembali tukang ojeknya. Saya gak mau diantar sama kamu!” Nindya menghentak-hentakkan kakinya.
“Gimana lagi? Tukang ojeknya sudah pergi.” Lingga menarik tangan Nindya untuk masuk ke mobilnya.
“Gak mau!” Nindya sedikit meronta.
“Cepat masuk!” perintah Lingga tegas.
Mau tidak mau Nindya masuk ke mobil. Setelah Nindya duduk di kursi penumpang, Lingga langsung menutup pintu mobil dan langsung mengunci pintunya. Ia khawatir Nindya kabur sebelum ia sempat masuk ke mobil.
“Dasar pemaksa. Harusnya tadi aku berteriak minta tolong. Eh, tapi kalau aku teriak siapa juga yang mau nolongin.” Nindya mengucap sumpah serapah.
“Jangan suka berkata-kata yang tidak baik,” ucap Lingga setelah ia duduk di kursi sopir.
“Dasar pemaksa,” dengus Nindya.
Lingga tesenyum mendengar gerutuan Nindya.
“Kamu mau ke mana?”
“Masih nanya. Kalau gak tau tujuan saya kenapa memaksa untuk mengantar?” jawab Nindya ketus. Jawaban yang dilontarkan Nindya tentu saja tidak menjawab pertanyaan Lingga.
“Kalau…
Kepak Asa
50. Perjalanan Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments