“Saya serius mau mendiskusikannya sama kamu. Jadi, jangan marah-marah terus. Nanti cepat tua.”
Nindya yang hendak berdiri kembali duduk.
“Jadi apa idenya?” tanya Nindya.
Lingga tersenyum melihat Nindya kembali duduk dan mendengarkannya.
“KIta makan siang dulu. Kamu juga belum makan siang, kan?
“Sudah. Sebelum ke sini, saya sudah makan supaya punya energi buat menghadapi Pak Lurah yang punya hobi bikin saya sewot.”
Lingga kembali tertawa mendengar ucapan Nindya.
“Tapi saya mau makan dulu. Dari tadi pagi saya belum sempat makan. Kalau kamu sudah kenyang, kamu temani saya makan saja.”
Terdengar suara pintu diketuk dari luar.
“Masuk!” perintah Lingga.
Seorang pegawai kelurahan membawa dua bungkus nasi Padang dan dua set peralatan makan.
“Rif, saya minta satu gelas lagi teh hangatnya,” pintanya kepada Arif, salah seorang staf Kelurahan. Setelah meminta gelas tambahan, Lingga mengisi sendiri gelasnya yang sudah kosong.
“Kamu tidak mau makan bersama saya? Saya sudah beli nasi dua bungkus,” tawar Lingga sekali lagi.
“Habiskan saja sendiri. Saya sudah kenyang,” tolak Nindya.
“Kalau es jeruk mau?” tanya Lingga.
“Memangnya ada?” Nindya sudah membayangkan segelas es jeruk yang segar.
“Ada. Kalau kamu mau, saya suruh Arif buat beli.”
“Di mana belinya?” tanya Nindya.
“Di ujung jalan.”
“Kalau begitu biar saya beli saja sendiri.” Nindya bergerak cepat mengambil dompetnya dan keluar dari ruangan Lingga. Jujur saja, Nindya tidak ingin menemani Lingga makan siang. Memangnya dia istri Pak Lurah yang harus menemani makan segala. Nindya bergidik ngeri ketika membayangkan adegan seorang istri menemani suaminya makan siang.
“Ih amit-amit deh. Jangan sampai kejadian.” Cepat-cepat Nindya menggeleng-gelengkan kepala untuk mengusir bayangan mengerikan itu.
“Kenapa, Neng Inda? Kepalanya sakit?” tanya Yulia khawatir.
“Gak apa-apa, Bu Yulia. Barusan terbayang sesuatu yang menakutkan,” jawab Nindya. “Saya keluar dulu, Bu. Mau beli jus jeruk.”
Nindya sengaja berlama-lama di penjual es jeruk. Selain…
Kepak Asa
27. Penawaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments