“Silahkan duduk Dokter Fahri dan Zaki.” Lingga mempersilahkan duduk kepada Fahri dan Zaki di kursi yang sudah disediakan. Fahri dan Zaki duduk saling berhadapan. Zaki duduk di sebelah kiri Nindya dan Fahri duduk di sebelah kanan Lingga. Deni duduk di sebelah kiri Lingga berhadapan langsung dengan Atang.
“Nah, sekarang hampir semua orang yang terlibat pada peristiwa tadi pagi sudah hadir di ruangan ini. Hanya teman-teman Atang yang kabur saja yang tidak hadir di ruangan ini. Saya harap Atang bisa menceritakan kejadian buruk yang menimpa Nindya tadi pagi.”
“Baik, Pak Lurah.” Atang tidak berani mengangkat wajahnya. Ia benar-benar merasa menyesal.
“Silahkan Atang bercerita. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Dan kamu tidak usah merasa tertekan karena di samping kamu ada korban dari kejahatan yang kamu dan teman-teman kamu lakukan.
“Baik, Pak Lurah. Sebenarnya saya tidak bermaksud untuk mencelakakan Teh Inda. Saya meminta pada mereka untuk menakut-nakuti saja tanpa harus melukai. Tapi saya tidak bisa menahan keinginan mereka yang ingin menyakiti Teh Inda. Saya juga merasa takut ketika mereka hendak melecehkan Teh Inda. Saya ingin membela Teh Inda tapi saya juga takut pada mereka.” Atang bercerita dengan wajah menunduk karena merasa malu pada Nindya.
“Yang menjadi pertanyaan saya sekarang adalah apa alasan kamu hingga kamu meminta teman-teman kamu itu untuk menakut-nakuti Nindya?”
“Saya kesal dengan sikap istri saya pada saya,” jawab Atang malu-malu.
“Apa hubungannya rasa kesal kamu kepada istri kamu dengan saya?” tanya Nindya hampir berteriak.
“Jangan bertanya sambil berteriak seperti itu, Nindya.” Lingga mengingatkan Nindya untuk bersikap sopan.
“Kamu itu aneh, Sep. Kamu yang kesal sama istri kamu kenapa meluapkannya pada saya?” Nindya tidak tahan untuk meluapkan kekesalannya pada Atang.
Lingga melayangkan tatapannya pada Nindya. Matanya menyiratkan perintah pada Nindya untuk diam.
Nindya melihat tatapan Lingga, kemudian memalingkan wajah ke arah lain. Ia tidak suka pada L…
Kepak Asa
15. Perdebatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments