Tiga orang preman langsung menyerang Lingga.
“Mundur, Neng! perintah Lingga pada Nindya. “Kamu hubungi orang-orang untuk minta bantuan.” Lingga memberi perintah dengan berbisik karena khawatir terdengar para preman itu.
Namun sayang, ketua preman itu sepertinya melihat gerak gerik Nindya yang hendak menggunakan ponsel untuk menghubungi seseorang dan meminta bantuan. Preman itu langsung menyergap Nindya dan berusaha untuk merampas ponselnya.
“Lari, Neng” Lingga memberi perintah pada Nindya dan berusaha menahan para preman itu agar tidak mengejar Nindya.
Sekuat tenaga Lingga menahan gempuran dari empat preman. Satu preman masih belum mampu untuk berdiri karena pukulan Lingga ke ulu hatinya. Wajah Lingga sudah penuh dengan luka karena beberapa pukulan dari preman-preman itu. Dua orang preman kembali mencium kerasnya tanah berbatu setelah menerima pukulan telak Lingga yang bersarang di rahang mereka.
Sekarang Lingga tinggal menghadapi dua orang lagi. Ia mengedarkan pandangan dan tidak melihat Nindya. Sepertinya perempuan itu berhasil melarikan diri. Ia berharap Nindya berhasil mendapatkan bala bantuan.
“Saya masih menawarkan pembicaraan yang lebih beradab daripada saling pukul seperti ini. Sebelum saya membuat kalian berdua tersungkur tidak sadarkan diri seperti ketiga teman kalian, sebaiknya kalian pergi dan sampaikan pada orang yang menyuruh kalian untuk menemui saya. Jangan pakai cara murahan seperti ini.”
Sepertinya kedua preman itu memang bebal. Buktinya, mereka tidak mendengarkan perkataan Lingga dan kembali menyerang.
“Dasar bebal.” Lingga melayani serangan dua orang preman itu.
Ketika Lingga hendak mendaratkan pukulan telak ke arah wajah salah satu preman, ia mendengar pekik kesakitan dari preman yang satunya.
Preman itu dihadiahi pukulan dari kayu besar yang dibawa Nindya. Akibat dipukuli kayu yang cukup besar, preman itu pun langsung tersungkur.
Melihat empat anak buahnya sudah tidak berdaya, ketua preman itu langsung lari menyelamatkan diri. Diikuti oleh empa…
Kepak Asa
44. Akhir Pertarungan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments
Vani Setiani
seneng bisa lanjutin ceritanya nya
cerita sederhana to berkesan hingga yg baca hanyut dengan cerita nya di tunggu kelanjuta n nya ..💓🌹
2024-02-22
0