Setelah menempuh perjalanan sekitar sepuluh menit, mereka sampai di depan rumah Nindya.
“Masuk dulu ke rumah, Pak. Saya bantu membersihkan dan mengobati luka Pak Lurah. Saya khawatir kalau terlalu lama tidak dibersihkan dan diobati lukanya akan infeksi.”
“Memangnya Neng Inda bisa membersihkan dan mengobati luka?” tanya Lingga.
“Kalau hanya membersihkan pakai air dan betadine sih bisa,” jawab Nindya sambil berlalu masuk ke dalam rumahnya. Lingga mengikuti Nindya masuk ke rumah.
Tampak rumah Nindya sepi seperti tidak berpenghuni.
“Ini orang-orang pada kemana sih?” Nindya memanggil-manggil nama para pekerja di rumahnya tapi tidak satu orang pun yang menyahut.
“Duduk, Pak Lurah.” Nindya mempersilahkan Lingga untuk duduk di sofa yang berada di ruang tengah. “Saya ambil kotak P3K nya dulu.” Nindya berlalu untuk mengambil kotak P3K yang ada di dapur.
Nindya kembali beberapa menit kemudian sambil membawa kotak P3K di tangan kiri dan baskom berisi air bersih di tangan kanannya. Kemudian Nindya duduk di samping Lingga.
Nindya menyelupkan kain kasa ke dalam baskom berisi air bersih`yang sudah ditetesi antiseptik. Kemudian ia membersihkan luka di wajah Lingga dengan hati-hati.
Lingga mengaduh saat Nindya tanpa sengaja menempelkan kain kasa sedikit keras di wajahnya.
“Maaf. Sakit ya?” Nindya ikut meringis.
Sebenarnya Nindya tak sengaja membersihkan luka Lingga dengan kasar. Ia hanya merasa gugup karena berada sangat dekat dengan Lingga sehingga ia bisa merasakan nafas Lingga berhembus menerpa wajahnya.
“Saya sudah selesai membersihkan lukanya dengan air dan antiseptik. Sekarang saya mau kasih obatnya. Kalau sakit, bilang ya.” Nindya mengeluarkan salep untuk luka memar dan mengulaskan salep pada luka di wajah Lingga tipis-tipis dengan jari telunjuknya.
Sudut mata Nindya melihat tatapan Lingga yang terfokus pada wajahnya. Ia tidak berani melihat langsung dan berusaha fokus untuk menyelesaikan pekerjaan mengoleskan salep ke semua luka memar di wajah Lingga.
Merasa kesal dan gugup k…
Kepak Asa
45. Mengobati Luka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments