“Maaf, setelah subuh tadi saya tidur lagi dan kebablasan sampai agak siang. Tadi saja saya baru sampai ke kantor pas jam istirahat,” jelas Lingga.
“Kenapa terlambat sampai segitunya?”
“Semalam gak bisa tidur,” jawab Lingga jujur.
“Kenapa? Main game?” cecar Nindya.
“Mikirin kamu.” Kembali Lingga menjawab jujur.
“Dih, bohong banget.”
“Ngapain saya bohong?”
“Ngapain juga mikirin orang lain sampai tidak bisa tidur. Mana ada?” Sejujurnya Nindya merasa senang karena yang menderita tidak bisa tidur bukan hanya dirinya.
“Mikirin masa depan kita berdua,” tegas Lingga.
Wajah Nindya semakin menghangat mendengar kalimat demi kalimat yang dilontarkan Lingga. Namun, ia tidak mau terlalu ge-er atas pernyataan cinta yang didengarnya. Ia tidak ingin kecewa nantinya.
Tidak lama kemudian, mereka sampai di sebuah restoran sunda yang cukup terkenal. Walaupun hari sudah menjelang sore, pengunjung masih tetap banyak seperti di waktu makan siang. Mungkin kebanyakan dari mereka pun berencana untuk makan malam lebih awal.
Lingga dan Nindya mengambil tempat yang agak jauh dari keramaian. Mereka memilih tempat terpojok yang masih kosong yang lokasinya di sudut kanan dekat kolam ikan.
“Kenapa ambil tempat yang jauh sih? Di sana juga ada tempat yang masih kosong, kan?” protes Nindya. Ia melihat beberapa tempat di gedung utama restoran masih kosong.
“Biar lebih khusyu makannya. Di sini lebih sepi, jadi lebih nyaman buat ngobrol serius.”
“Ih, memangnya mau ngomongin hal serius apaan?”
“Kan sudah dibilang dari tadi. Kita bicarakan masa depan kita berdua,” jelas Lingga.
Nindya menundukkan wajah, tidak berani menatap Lingga kembali.
“Kamu mau pesan apa?” tanya Lingga.
Nindya melihat-lihat daftar menu. Air liurnya sudah hampir menetes. Perutnya memang keroncongan. Karena kesal sejak tadi pagi, ia lupa untuk makan siang. Alhasil dirinya merasa sangat lapar.
“Hm, saya mau makan gurame bakar, oseng kangkong, dan karadok. Eh, sama kerupuk juga dan nasinya pakai nasi liwet. Minumnya teh tawar panas saja.”…
Kepak Asa
66. Terlihat Seperti Pasangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 74 Episodes
Comments