Suasana di dalam kabin mobil sedan malam itu terasa jauh lebih hening dibandingkan saat keberangkatan sore tadi. Rintik hujan yang tipis masih setia mengetuk kaca jendela, berpadu dengan pendar lampu merah dari deretan kendaraan yang terjebak kemacetan total. Koridor Sudirman menuju arah Blok M malam itu berubah menjadi hamparan genangan air yang memantulkan cahaya neon kota, menciptakan bias warna-warni yang berpendar suram. Di dalam ruang yang sempit dan kedap itu, keheningan justru terasa sangat pekat, dipenuhi oleh sisa ketegangan yang tertinggal dari insiden di lobi hotel beberapa saat lalu.
Nadia menyandarkan punggungnya pada jok kulit yang empuk, sengaja memalingkan wajah ke arah jendela luar. Ia menatap pantulan dirinya sendiri yang samar di kaca yang mulai berembun karena hawa dingin pendingin ruangan. Pikirannya benar-benar berkecamuk. Seharusnya, sebagai seorang Managing Director di Apex Media, ia menjaga jarak yang sangat tegas dan profesional dengan asisten barunya. Namun, genggaman tangan Andra yang kokoh, cekatan, dan hangat di lengannya beberapa menit lalu terus terngiang di kepalanya, menyentuh bagian dari dirinya yang sudah bertahun-tahun mati rasa karena diabaikan.
Di sisi lain kursi belakang, Andra duduk dengan posisi yang sangat tegap dan kaku. Ia sengaja menggeser duduknya sedekat mungkin dengan pintu kanan mobil, berusaha memberikan ruang seluas-luasnya bagi Nadia agar wanita itu tidak merasa risi atau terganggu oleh kehadirannya. Kedua tangannya menggenggam erat tas kerja di atas pangkuan, seolah tas itu adalah satu-satunya pelindung dari rasa gugup yang mendera batinnya. Sebagai anak desa yang baru tiga hari menginjakkan kaki di ibu kota, berada di dalam mobil mewah sedekat ini dengan wanita seanggun Nadia terasa seperti sebuah mimpi yang membingungkan sekaligus menakutkan. Ia merasa bersalah karena ada debaran aneh yang mendadak muncul di dadanya setiap kali aroma parfum melati dari tubuh Nadia tercium olehnya.
Mobil sedan itu hampir tidak…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 6: Perjalanan Pulang dan Pengakuan yang Terpaut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments