Malam semakin larut memayungi kota Jakarta. Di dalam ruang kerja lantai 17 Apex Media yang temaram, waktu seolah-olah membeku menjadi bentangan detik yang panjang dan menyiksa. Dekapan tak sengaja di atas sofa kulit itu tidak segera terurai. Detak jantung mereka yang berpacu cepat menjadi satu-satunya melodi yang memecah keheningan ruangan kedap suara itu.
Andra bisa merasakan kehangatan tubuh Nadia yang bersandar di dada bidangnya. Telapak tangannya yang kasar karena bertahun-tahun memegang cangkul dan mengangkut karung gabah, kini menyentuh kain sutra lembut yang membungkus bahu seorang wanita paling berkuasa di perusahaan ini. Aroma melati yang menguar dari rambut Nadia terasa begitu memabukkan, merayap masuk memenuhi rongga dada Andra dan mengacaukan seluruh nalar sehatnya. Untuk pertama kalinya dalam hidup, Andra dihadapkan pada sebuah pesona feminin yang begitu matang, anggun, sekaligus rapuh.
Nadia masih mendongak, menatap lurus ke dalam sepasang mata hitam Andra. Di jarak sedekat ini, ia bisa melihat gurat kecemasan sekaligus gejolak tertahan yang bermain di manik mata asistennya. Nadia tidak bergerak untuk menjauh. Kesepian yang menggerogoti batinnya selama bertahun-tahun, penolakan dingin dari suaminya, serta beban berat sebagai pemimpin seolah-olah menguap begitu saja ketika ia berada di dalam rengkuhan pemuda desa ini. Untuk beberapa detik yang krusial, Nadia tergoda untuk menyerahkan seluruh kerapuhannya pada ketulusan yang ditawarkan oleh Andra.
Bibir mereka terpisah hanya dalam hitungan sentimeter. Embusan napas hangat Andra yang memburu terasa menyapu permukaan kulit wajah Nadia, menciptakan sensasi mendebarkan yang membuat pertahanan batin wanita itu goyah. Sentuhan fisik yang begitu dekat ini menawarkan kehangatan yang nyata—sebuah kontras dari sangkar emas apartemen mewahnya yang selalu terasa dingin dan sunyi.
Namun, tepat di ambang batas sebelum sebuah kesalahan terlarang terjadi, sekelebat bayangan mendadak melintas di benak Andra.
Ia melihat w…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 9: Pilihan di Ambang Batas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments