Sedan eksekutif hitam metalik milik Andra membelah rintik hujan yang mulai membasahi aspal kawasan SCBD. Lampu-lampu jalanan ibu kota memantulkan cahaya temaram di atas kap mobil, menciptakan atmosfer yang sunyi sekaligus menekan di dalam kabin. Andra menatap layar ponselnya yang bertumpu di dasbor. Pesan dari Diana masih menyala, seolah menjadi sebuah perintah mutlak yang tidak menyediakan ruang untuk tawar-menawar.
Satu tahun telah berlalu, dan Andra bukan lagi pemuda naif yang gemetar saat melangkah di koridor Menara Kasa. Setelan kemeja formal abu-abu gelap yang membungkus tubuh tegapnya malam ini adalah bukti kemapanan fisiknya. Bahunya kian bidang, rahang sawo matangnya kian tegas, dan pembawaannya memancarkan karisma maskulin yang matang. Namun, di dalam dada yang terlindung kain katun mahal itu, hati Andra tetaplah milik pemuda desa yang tulus—sebuah ketulusan yang kini justru menjadi kutukan karena membuatnya tidak tega untuk mengecewakan wanita yang membutuhkan dirinya.
Andra memutar kemudi, membawa mobilnya kembali memasuki pelataran Menara SCBD yang mulai sepi karena jam kantor telah usai sejak dua jam lalu.
Langkah kaki Andra bergema pelan saat ia melintasi lobi utama yang lengang. Lift membawanya melesat naik menuju lantai 22. Ketika pintu lift berdenting terbuka, suasana Divisi Hukum sudah gelap gulita. Hanya menyisakan lampu koridor darurat dan pendar cahaya terang yang menguar dari balik pintu kaca ruang kerja sang Direktur Hukum di ujung lorong.
Andra berjalan mendekat, ketukan sepatunya terasa berat. Ia mendorong pintu kaca yang ternyata tidak dikunci sepenuhnya, hanya tertutup rapat. Begitu melangkah masuk, suara klik halus terdengar dari arah belakang—Diana baru saja menekan tombol pengunci pintu elektronik dari remote di tangannya.
(Kamu tidak pernah ingkar janji, Andra Bayu. Itulah yang paling aku suka darimu,) suara Diana terdengar parau, sarat akan nada kepemilikan yang dingin namun intim.
Diana sedang berdiri di balik meja kerjanya. Malam…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 36: Jerat di Lantai Dua Puluh Dua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments