Matahari pagi di kawasan SCBD menembus tirai tipis griya tawang, menyinari sisa-sisa badai malam yang baru saja berlalu. Di atas sofa kulit mewah, Andra terbangun dengan rasa nyeri yang menjalar di sekujur lengan atasnya. Balutan kasa yang dipasang Alya semalam tampak sedikit bergeser, dengan noda darah kering yang mengeras di tepinya.
Di sampingnya, Alya masih tertidur dengan posisi menyamping, jubah sutra putih gadingnya setengah terbuka memamerkan lekuk bahu dan dadanya yang masih menyisakan rona merah. Guratan kepuasan seksual masih tercetak jelas di wajah matangnya.
Andra perlahan bangkit, menahan ringisan di bibirnya yang pecah. Ia memungut celananya yang tergeletak di lantai, lalu melangkah menuju kamar mandi utama untuk membersihkan tubuhnya yang lengket oleh peluh, darah, dan cairan malam. Guyuran air hangat meredakan ketegangan ototnya, namun pikiran Andra justru semakin tajam. Tambahan dana satu miliar dari Alya adalah amunisi segar yang akan ia gunakan untuk menghantam titik nadir distribusi Baskara hari ini juga.
Setelah berpakaian rapi menggunakan kemeja cadangan yang disediakan di lemari eksklusif milik Alya, Andra keluar dari kamar mandi. Langkah kakinya terhenti saat melihat pintu kamar tamu perlahan terbuka.
Sekar keluar dari dalam kamar. Gadis belia itu sudah rapi dengan pakaian kuliah barunya yang dibelikan oleh Alya semalam. Namun, begitu pandangan mata mereka bertemu, atmosfer di ruang tengah seketika berubah menjadi sangat pekat.
Andra menatap adiknya, mencoba mencari sisa-sisa kepolosan Sekar yang dulu. Namun yang ia temukan pagi ini adalah sepasang mata jernih yang menatapnya dengan pandangan yang sangat dalam, berat, dan dipenuhi oleh kilat gairah rahasia yang sengaja disembunyikan. Ada rona merah tipis yang mendadak muncul di leher Sekar saat pandangannya turun menatap dada bidang Andra di balik kemeja ketatnya.
"Lenganmu... sudah tidak apa-apa, Mas?" tanya Sekar, suaranya terdengar sedikit lebih rendah dari biasanya, dengan nada serak yan…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 76 – BENIH-BENIH YANG TUMBUH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments