Pagi itu, langit Jakarta masih menyisakan mendung kelabu dari sisa hujan semalam. Udara di luar terasa lembap dan berat, persis seperti beban yang kini menggantung di pundak Andra Bayu. Ia mengemudikan sedan hitamnya membelah kemacetan kawasan Sudirman dengan tatapan yang tajam, rahangnya mengeras. Di balik kemudi, pikiran Andra terus berputar mengulang kembali setiap kata yang ia ucapkan kepada Nadia semalam.
"Kita harus mencari celah untuk keluar dari semua ini, Nadia. Bukan dengan cara bersembunyi di balik perlindungan orang lain, tapi dengan cara mengambil kendali atas Apex Media sendiri".
Kalimat itu, yang diucapkannya semalam setelah kembali dari cengkeraman psikologis Diana, adalah sebuah deklarasi perang yang sesungguhnya. Sebuah keputusan gila yang baru saja lahir dari keputusasaan. Dan kini, di pagi pertama setelah keputusan berbahaya itu disepakati, adrenalin bercampur paranoia mulai merayapi urat nadinya dengan sangat hebat.
Setiap kali ia menatap gedung-gedung pencakar langit di sekelilingnya, ingatannya mau tidak mau terlempar pada kepingan memori satu tahun yang lalu. Dulu, ia hanyalah seorang staf administrasi yang harus menerjang badai hujan dengan motor bebek tua milik mas joko, rela basah kuyup demi mengantarkan dokumen ke Menara Kasa. Namun, statusnya telah berubah drastis sejak Nadia mempromosikannya. Kini ia adalah seorang Account Executive, ujung tombak agensi periklanan Apex Media yang menangani klien raksasa mereka. Ia memiliki ruangan sendiri, mobil mewah, dan kekuasaan operasional.
Namun, Andra sangat sadar bahwa semua kemewahan itu adalah ilusi. Di satu sisi, ada Gunawan, suami sah Nadia sekaligus salah satu pemilik saham Apex Media yang selalu mengawasinya dari dalam bayangan, siap menghancurkannya kapan saja.
Di sisi lain, ada Diana, sang Direktur Hukum Menara Kasa yang memegang kendali atas kontrak iklan kosmetik bernilai miliaran rupiah. Diana menggunakan posisinya sebagai klien raksasa untuk terus menarik Andra ke dalam jangkauannya,…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 44: Rencana di tengah badai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments