Cahaya matahari pagi menyelinap masuk melalui celah-celah tirai tipis jendela besar lantai atas unit apartemen Kebayoran Baru, membiaskan pendar keemasan di atas lantai kayu ek yang bersih. Suasana di dalam ruangan sangat sunyi, hanya menyisakan deru halus pendingin ruangan yang senantiasa menjaga suhu tetap sejuk sejak malam tadi.
Andra terbangun lebih dulu. Ketika ia membuka mata, hal pertama yang ia rasakan adalah beban hangat yang bersandar di dada bidangnya. Nadia masih tertidur lelap di sampingnya, dengan posisi kepala yang berbantal lengan kiri Andra. Selimut tebal berwarna putih gading menutupi sebagian besar tubuh mereka. Wajah Nadia yang tanpa riasan pagi ini terlihat sangat tenang, jauh dari topeng ketegasan pimpinan perusahaan yang biasa ia kenakan di lantai 17. Sisa gurat kesedihan dan air mata dari malam gala semalam telah digantikan oleh kedamaian yang murni.
Andra menatap langit-langit kamar yang tinggi dengan perasaan yang berkecamuk hebat. Rasa bersalah, kepuasan yang mendalam, serta bayangan doa ibunya di desa bercampur aduk menjadi satu pusaran emosi yang mencekik tenggorokannya. Batas terlarang itu kini telah benar-benar terlewati. Ia bukan lagi sekadar seorang asisten administrasi yang duduk di balik meja kayu depan; ia telah masuk terlalu jauh ke dalam kehidupan pribadi dan batin dari istri seorang Gunawan.
Andra perlahan-lahan menggeser lengan kirinya dengan sangat hati-hati, berusaha tidak membangunkan Nadia yang tampaknya baru bisa tidur nyenyak menjelang subuh setelah melepas seluruh beban batinnya. Setelah berhasil bangkit dari tempat tidur, Andra memungut kemeja putihnya yang tergeletak di atas lantai, lalu memakainya kembali tanpa mengancingkannya secara penuh.
Ia melangkah keluar menuju ruang tengah yang luas, menghampiri jendela kaca besar yang menampilkan panorama gedung-gedung pencakar langit Jakarta di bawah siraman cahaya pagi. Kota ini terlihat sangat megah dari atas sini, namun di mata Andra, kemegahan ini terasa seperti labiri…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 25: Pagi yang Berbeda
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments