Matahari pagi Jakarta menerobos masuk melalui celah gorden kamar Andra, membawa hawa panas yang langsung membuyarkan sisa tidurnya yang tidak nyenyak. Andra terbangun dengan rasa lelah yang masih menggelayuti pundaknya. Ketika ia duduk di tepi ranjang, rasa perih di punggungnya langsung terasa, mengingatkannya pada cakaran liar Valerin beberapa jam yang lalu.
Andra menoleh ke arah meja kerjanya. Laptopnya masih terbuka, namun lembaran kertas tagihan yang semalam berhamburan kini sudah rapi tertumpuk di sudut meja. Andra menghela napas panjang, meraup wajahnya dengan kedua tangan. Rasa bersalah dan terhina kembali bercampur aduk di dalam dadanya. Ia telah berjanji pada dirinya sendiri untuk membangun masa depan yang bersih, namun pada akhirnya, ia kembali menjual tubuhnya demi uang.
Dengan langkah berat, Andra keluar dari kamar menuju dapur untuk membasuh wajahnya. Saat melewati ruang tengah, ia melihat pintu kamar Sekar sudah terbuka. Bau harum masakan nasi goreng tercium dari arah dapur kecil mereka.
Sekar sedang berdiri di depan kompor, membelakangi Andra. Gadis itu sudah rapi mengenakan kemeja kuliahnya, namun gerakannya saat mengaduk masakan tampak tidak seceria biasanya. Ada kecanggungan yang menggantung di udara.
Sudah bangun, Mas? Suara Sekar terdengar datar saat ia menoleh tanpa berani menatap langsung mata kakaknya.
Iya, Kar. Harum sekali masakannya, jawab Andra, mencoba bersuara senormal mungkin sambil berjalan ke kamar mandi untuk membasuh muka.
Andra tidak menyadari bahwa di balik punggungnya, jemari Sekar yang memegang sudit gemetar pelan. Sepanjang sisa malam tadi, Sekar sama sekali tidak bisa memejamkan mata. Setiap kali ia menutup mata, bayangan tubuh kakaknya yang mencengkeram paha wanita asing di atas meja itu langsung terlintas, membuat jantungnya berdegup kencang karena syok. Kepolosan yang selama ini ia bawa dari kampung seolah runtuh dalam satu malam.
Setelah selesai membersihkan diri, Andra duduk di meja makan kecil. Sekar meletakkan sepiring…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 55 – Suntikan Dana
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments