Keheningan yang mencekam menyelimuti ruang tengah apartemen Kebayoran Baru. Detik jam dinding terdengar begitu nyaring, memotong atmosfer dingin yang tiba-tiba menyergap di antara mereka. Andra Bayu berdiri mematung di dekat pintu, sementara Nadia berdiri satu langkah di depannya dengan tubuh yang perlahan gemetar—bukan lagi karena ketakutan pada Gunawan, melainkan oleh badai kecemburuan yang mendadak meledak di dalam dadanya.
Aroma cendana yang menguar dari kerah kemeja Andra seolah menjadi bukti otentik yang tidak bisa disangkal. Nadia, dengan insting seorang wanita yang telah setahun penuh menyerahkan hati dan raganya pada Andra, tahu persis wangi itu. Itu adalah wangi dari wanita yang selalu ia waspadai di setiap rapat korporat: Diana.
(Mbak Nadia...) Andra membuka suara, nadanya berat dan bergetar. Ketulusan hatinya membuat Andra tidak mampu menyusun kebohongan yang rapi. Ia merasa lidahnya kelu, terkunci oleh rasa bersalah yang teramat sangat.
Nadia tidak langsung memotong. Ia menarik napas dalam-dalam, mencoba menguasai gemetar di sepasang bahunya yang terbuka. Gaun tidur sutra merah marun yang melekat di tubuhnya tampak bergoyang pelan seiring dengan dadanya yang naik turun memburu. Mata cantiknya berkilat, menatap Andra dengan tatapan yang terluka sekaligus menuntut penjelasan.
(Jangan panggil saya Mbak jika kamu datang ke tempat ini dengan membawa bau tubuh wanita lain, Andra Bayu,) ucap Nadia, suaranya melengking rendah, dingin namun sarat akan rasa sakit yang mendalam. Ia melangkah mendekat, mengikis kembali jarak di antara mereka, hingga matanya tepat menatap garis rahang sawo matang Andra. (Satu tahun ini... aku menutup mata dari semua tatapan lapar Diana kepadamu di setiap pertemuan SCBD. Aku memercayaimu sepenuhnya karena aku tahu kamu pria yang tulus. Tapi malam ini... bau cendana ini, alkohol ini... apa yang kamu lakukan di ruang kerjanya yang terkunci, Andra? Jawab saya!)
Andra memejamkan mata sejenak. Hantaman moral di kepalanya kian terasa men…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 38: Retakan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments