Angin malam di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok membawa aroma garam bercampur karat dan solar yang menyengat. Deretan kontainer raksasa yang bertumpuk tinggi menciptakan labirin gelap yang mencekam di bawah temaram lampu merkuri yang berkedip redup. Andra memarkirkan sepeda motornya di balik sebuah truk tronton tua yang terbengkalai. Langkah kakinya terdengar mantap namun penuh kewaspadaan saat memasuki area gudang nomor 12 yang tampak sepi dari luar.
Di dalam saku jasnya, jemari Andra mencengkeram erat sebuah besi dongkrak motor yang sengaja ia bawa sebagai senjata. Pikirannya tidak lagi memedulikan kontrak miliaran rupiah atau desahan para wanita elite yang merubungnya. Fokusnya malam ini hanya satu: membawa Sekar pulang dalam keadaan hidup.
Andra mendorong pintu seng gudang yang berkarat, menimbulkan decitan panjang yang memecah keheningan malam.
Di tengah ruangan gudang yang luas dan kosong, sebuah lampu pijar tunggal tergantung di seutas kabel, bergoyang pelan menerangi area di bawahnya. Di sana, Sekar duduk terikat di sebuah kursi kayu. Wajah adiknya tampak pucat, dengan sisa-sisa air mata yang mengering di pipinya, namun kesadarannya sudah kembali penuh. Di samping kanan dan kirinya, berdiri tiga orang pria berbadan tegap dengan pakaian safari hitam—orang-orang suruhan Baskara yang siang tadi menyergapnya di kampus.
"Mas Andra!" pekik Sekar tertahan begitu melihat sosok kakaknya muncul dari kegelapan pintu masuk.
"Diam kamu, bocah!" bentak salah satu eksekutor yang berdiri di tengah, pria dengan bekas luka segaris di pipi kirinya. Ia melangkah maju, menatap Andra dengan senyuman meremehkan. "Tepat waktu, Pak CEO. Saya hargai keberanian Anda datang sendirian ke sini."
Andra menghentikan langkahnya sekitar lima meter dari mereka. Pandangan matanya mengunci Sekar, memastikan tidak ada luka fisik yang serius pada tubuh adiknya. "Aku sudah datang sendiri sesuai kemauan kalian. Lepaskan adikku sekarang juga."
Pria berbekas luka itu tertawa hambar, melemparkan sebuah…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 73 – JALAN BERDARAH
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments