Erangan parau Alya memecah kesunyian griya tawang saat Andra menindih tubuh matangnya tanpa memedulikan luka robek di lengan yang kembali mengalirkan darah segar. Setetes darah merah pekat milik Andra jatuh, menetes tepat di atas kulit putih buah dada Alya yang bergetar hebat karena napas yang memburu liar. Kontras antara warna merah darah dan putihnya kulit sutra itu justru memicu gairah yang semakin menyimpang dan brutal di antara mereka berdua.
Alya tidak merasa jijik. Sebagai wanita matang yang telah lama mengubur hasratnya di bawah tumpukan kertas korporasi, kebrutalan Andra pasca-pertarungan maut di pelabuhan justru terasa seperti candu yang mematikan. Ia mencengkeram bahu kekar Andra, membiarkan jemarinya tenggelam di otot punggung pria itu, mengabaikan perih yang mungkin dirasakan Andra pada memar-memarnya.
"Andra... masuk... hancurkan sisa ketakutanku malam ini," racau Alya, suaranya sudah sangat serak, kehilangan seluruh wibawa sebagai seorang CEO teknologi yang disegani.
Kedua paha padat Alya terbuka lebar, melingkar kuat di pinggang Andra, menaikkan posisi pinggulnya yang berisi agar bisa menyatu tanpa jarak dengan kejantanan Andra yang sudah menegang maksimal, berdenyut-denyut menuntut pelampiasan yang kejam.
Andra memegang kedua pinggul Alya dengan cengkeraman yang begitu kuat hingga meninggalkan bekas kemerahan di kulit mulus sang CEO. Tanpa ada lagi kelembutan, dengan satu sentakan pinggul yang sarat akan kemarahan maskulin atas teror Baskara, Andra menghunjamkan seluruh kejantanan masuk ke dalam inti tubuh Alya yang sudah meluap, basah oleh cairan gairahnya sendiri.
"Ahhhhh! Andraaa!" Pekik Alya melengking tinggi, kepalanya mendongak ke belakang dengan mata yang terpejam rapat saat merasakan tubuhnya dirobek oleh ketegangan yang luar biasa padat dan kokoh.
Jepitan rahim Alya yang menjepit ketat membuat Andra mengerang rendah secara maskulin. Ia langsung memompa bagian bawahnya dengan ritme yang cepat, kasar, dan bertenaga. Setiap tumbukan sensual ya…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 75 – NAFSU DAN BALUTAN LUKA
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments