Bab 33: Konfrontasi di Ruang Pleno

Pintu ganda ruang rapat utama yang terbuat dari kayu jati berlapis peredam suara itu terbuka perlahan. Suasana di dalam ruangan berkapasitas tiga puluh orang itu terasa sangat mencekik. Hawa dingin dari pendingin ruangan sentral seolah bercampur dengan ketegangan yang pekat. Di tengah meja oval raksasa, beberapa direktur divisi dan perwakilan investor dari Bali sudah duduk dengan wajah kaku, menghadap ke arah ujung meja tempat di mana kekuasaan Apex Media terbelah.

Nadia duduk di kursi utamanya dengan posisi tegak, mengenakan setelan blazer berwarna hitam pekat yang memberikan kesan formal yang dingin. Wajah cantiknya tampak tenang bagai telaga, namun Andra yang sudah hafal setiap detail gerak-gerik wanita itu bisa melihat cengkeraman erat jemari Nadia pada pulpen peraknya.

Tepat di seberang Nadia, duduk Gunawan. Pria itu menyandarkan punggungnya dengan angkuh, mengenakan kemeja desainer abu-abu tanpa dasi dengan dua kancing atas terbuka. Di sampingnya, dua orang pria paruh baya berkacamata dengan setelan jas rapi—tim audit pribadi yang dibawa langsung dari Bali—sedang sibuk membuka laptop masing-masing.

Andra Bayu melangkah masuk dengan langkah kaki yang teratur dan mantap. Langkahnya tidak lagi ragu seperti saat ia menjadi staf administrasi biasa. Postur tubuhnya yang tegap, bahunya yang bidang di balik kemeja biru navy, serta sorot matanya yang tenang memberikan impresi kuat bahwa pria muda ini siap menghadapi badai apa pun.

(Selamat siang, Bapak dan Ibu Direksi,) sapa Andra dengan suara bariton yang berat dan bergema di penjuru ruangan. Ia berjalan menuju kursi kosong di sebelah kiri Nadia, lalu meletakkan map tebal proyek SCBD di atas meja.

Gunawan langsung menegakkan posisi duduknya begitu melihat kehadiran Andra. Sepasang matanya menyipit, memancarkan kilatan kebencian dan penghinaan yang mendalam. (Jadi, ini dia yang namanya Andra Bayu? Account Executive baru kita yang fenomenal itu?) Gunawan terkekeh sinis, suaranya sengaja dikencangkan agar didengar oleh s…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi
Episodes
1 Bab 1 : Tiket Sekali Jalan
2 Bab 2 : Langkah Pertama
3 Bab 3: Tatapan Pertama
4 Bab 4: Meja Depan dan Dunia Baru
5 Bab 5: Pertemuan Sore dan Sisi yang Rapuh
6 Bab 6: Perjalanan Pulang dan Pengakuan yang Terpaut
7 Bab 7: Lembur Pertama dan Ruang yang Menyempit
8 Bab 8: Batas yang Mengabur
9 Bab 9: Pilihan di Ambang Batas
10 Bab 10: Hari Penentuan dan Sinyal yang Berubah
11 Bab 11: Bekal dan Meja yang Sama
12 Bab 12: Pertemuan yang Tak Terduga
13 Bab 13: Cermin yang Retak
14 Bab 14: Jarak yang Sengaja Diciptakan
15 Bab 15: Surat dari Kampung dan Pertahanan yang Goyah
16 Bab 16: Badai di Balik Pintu
17 Bab 17: Mengejar Waktu di Aspal Ibu Kota
18 Bab 18: Tatapan yang Berbeda di Lantai 22
19 Bab 19: Percikan Baru di Tengah Badai
20 Bab 20: Sarapan Pagi dan Perhatian yang Memperat
21 Bab 21: Undangan di Luar Jam Kantor
22 Bab 22: Setelan Jas di Menteng dan Sentuhan yang Berbeda
23 Bab 23: Malam di Hotel Mulia
24 Bab 24: Keputusan di Bawah Guyuran Hujan
25 Bab 25: Pagi yang Berbeda
26 Bab 26: Topeng
27 Bab 27: Ruangan Baru dan Isyarat
28 Bab 28: Tegangan yang Mulai Memanas
29 Bab 29: Pertemuan di Menara
30 Bab 30: Dokumen yang Sah dan Tatapan Curiga
31 Bab 31: Perangkap di Balik Tirai Malam
32 Bab 32: Sisa Kehangatan dan Isyarat yang Terbelah
33 Bab 33: Konfrontasi di Ruang Pleno
34 Bab 34: Pelarian di Ruang yang Terkunci
35 Bab 35: Fondasi yang Mengakar
36 Bab 36: Jerat di Lantai Dua Puluh Dua
37 Bab 37: Puing-Puing Rasa Bersalah
38 Bab 38: Retakan
39 Bab 39: Kilatan Dendam dari Bali
40 Bab 40: Sudut Sempit Koridor Kekuasaan
41 Bab 41: Persidangan
42 Bab 42: Pilihan yang Sulit
43 Bab 43: Tumbal di Atas Meja
44 BAB 44: Rencana di tengah badai
45 BAB 45: Pertemuan yang telah diatur
46 BAB 46: Udangan Valerin
47 BAB 47: Pelukan Keputusasaan
48 BAB 48: penghianatan Dibalik Topeng Kesetiaan
49 BAB 49: Di Antara Dua Api
50 BAB 50: Down Payment
51 BAB 51: Misi Bunuh Diri
52 BAB 52: Murka dan Perpisahan
53 BAB 53: kemenangan yang hampa
54 BAB 54 – Satu Tahun Kemudian
55 BAB 55 – Suntikan Dana
56 BAB 56 – Pertemuan dengan Alya
57 BAB 57 – Permintaan yang Vulgar
58 BAB 58 – Dominasi
59 BAB 59 – KONTRAK DI ATAS DOSA
60 BAB 60 – SANGKAR EMAS YANG PECAH
61 BAB 61 – ANCAMAN DARI SANG RAKSASA
62 BAB 62 – PILIHAN YANG SULIT
63 BAB 63 – PERUBAHAN DI BALIK DINDING KAMAR
64 BAB 64 – PERMAINAN
65 BAB 65 – GAIRAH ALYA
66 BAB 66 – DIBALIK KEKUASAAN
67 BAB 67 – DUA SISI
68 BAB 68 – AMBISI YANG BERTABRAKAN
69 BAB 69 – STRATEGI
70 BAB 70 – PELEPASAN HASRAT SANG PENGUASA MEDIA
71 BAB 71 – PAPAN CATUR
72 BAB 72 – RENCANA SABOTASE DAN GERAKAN UTUSAN GELAP
73 BAB 73 – JALAN BERDARAH
74 BAB 74 – RETAKAN DI BALIK BALUTAN LUKA
75 BAB 75 – NAFSU DAN BALUTAN LUKA
76 BAB 76 – BENIH-BENIH YANG TUMBUH
77 BAB 77 – PERTARUHAN
78 BAB 78 – MAKAN MALAM PRIVAT
79 BAB 79 – BADAI DI MENARA
80 BAB 80 – PENJARA DI BALIK KEMENANGAN
81 BAB 81 – AMBISI YANG BANGKIT
82 BAB 82 – PERANG DUA SAUDARI
83 BAB 83 – PENGHIANATAN SANG ADIK
Episodes

Updated 83 Episodes

1
Bab 1 : Tiket Sekali Jalan
2
Bab 2 : Langkah Pertama
3
Bab 3: Tatapan Pertama
4
Bab 4: Meja Depan dan Dunia Baru
5
Bab 5: Pertemuan Sore dan Sisi yang Rapuh
6
Bab 6: Perjalanan Pulang dan Pengakuan yang Terpaut
7
Bab 7: Lembur Pertama dan Ruang yang Menyempit
8
Bab 8: Batas yang Mengabur
9
Bab 9: Pilihan di Ambang Batas
10
Bab 10: Hari Penentuan dan Sinyal yang Berubah
11
Bab 11: Bekal dan Meja yang Sama
12
Bab 12: Pertemuan yang Tak Terduga
13
Bab 13: Cermin yang Retak
14
Bab 14: Jarak yang Sengaja Diciptakan
15
Bab 15: Surat dari Kampung dan Pertahanan yang Goyah
16
Bab 16: Badai di Balik Pintu
17
Bab 17: Mengejar Waktu di Aspal Ibu Kota
18
Bab 18: Tatapan yang Berbeda di Lantai 22
19
Bab 19: Percikan Baru di Tengah Badai
20
Bab 20: Sarapan Pagi dan Perhatian yang Memperat
21
Bab 21: Undangan di Luar Jam Kantor
22
Bab 22: Setelan Jas di Menteng dan Sentuhan yang Berbeda
23
Bab 23: Malam di Hotel Mulia
24
Bab 24: Keputusan di Bawah Guyuran Hujan
25
Bab 25: Pagi yang Berbeda
26
Bab 26: Topeng
27
Bab 27: Ruangan Baru dan Isyarat
28
Bab 28: Tegangan yang Mulai Memanas
29
Bab 29: Pertemuan di Menara
30
Bab 30: Dokumen yang Sah dan Tatapan Curiga
31
Bab 31: Perangkap di Balik Tirai Malam
32
Bab 32: Sisa Kehangatan dan Isyarat yang Terbelah
33
Bab 33: Konfrontasi di Ruang Pleno
34
Bab 34: Pelarian di Ruang yang Terkunci
35
Bab 35: Fondasi yang Mengakar
36
Bab 36: Jerat di Lantai Dua Puluh Dua
37
Bab 37: Puing-Puing Rasa Bersalah
38
Bab 38: Retakan
39
Bab 39: Kilatan Dendam dari Bali
40
Bab 40: Sudut Sempit Koridor Kekuasaan
41
Bab 41: Persidangan
42
Bab 42: Pilihan yang Sulit
43
Bab 43: Tumbal di Atas Meja
44
BAB 44: Rencana di tengah badai
45
BAB 45: Pertemuan yang telah diatur
46
BAB 46: Udangan Valerin
47
BAB 47: Pelukan Keputusasaan
48
BAB 48: penghianatan Dibalik Topeng Kesetiaan
49
BAB 49: Di Antara Dua Api
50
BAB 50: Down Payment
51
BAB 51: Misi Bunuh Diri
52
BAB 52: Murka dan Perpisahan
53
BAB 53: kemenangan yang hampa
54
BAB 54 – Satu Tahun Kemudian
55
BAB 55 – Suntikan Dana
56
BAB 56 – Pertemuan dengan Alya
57
BAB 57 – Permintaan yang Vulgar
58
BAB 58 – Dominasi
59
BAB 59 – KONTRAK DI ATAS DOSA
60
BAB 60 – SANGKAR EMAS YANG PECAH
61
BAB 61 – ANCAMAN DARI SANG RAKSASA
62
BAB 62 – PILIHAN YANG SULIT
63
BAB 63 – PERUBAHAN DI BALIK DINDING KAMAR
64
BAB 64 – PERMAINAN
65
BAB 65 – GAIRAH ALYA
66
BAB 66 – DIBALIK KEKUASAAN
67
BAB 67 – DUA SISI
68
BAB 68 – AMBISI YANG BERTABRAKAN
69
BAB 69 – STRATEGI
70
BAB 70 – PELEPASAN HASRAT SANG PENGUASA MEDIA
71
BAB 71 – PAPAN CATUR
72
BAB 72 – RENCANA SABOTASE DAN GERAKAN UTUSAN GELAP
73
BAB 73 – JALAN BERDARAH
74
BAB 74 – RETAKAN DI BALIK BALUTAN LUKA
75
BAB 75 – NAFSU DAN BALUTAN LUKA
76
BAB 76 – BENIH-BENIH YANG TUMBUH
77
BAB 77 – PERTARUHAN
78
BAB 78 – MAKAN MALAM PRIVAT
79
BAB 79 – BADAI DI MENARA
80
BAB 80 – PENJARA DI BALIK KEMENANGAN
81
BAB 81 – AMBISI YANG BANGKIT
82
BAB 82 – PERANG DUA SAUDARI
83
BAB 83 – PENGHIANATAN SANG ADIK

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!