Setelah pintu kayu jati itu tertutup rapat menyembunyikan sosok Valerin, keheningan yang menyiksa kembali menyergap ruang kerja Diana. Sisa-sisa aroma parfum mawar dan jeruk dari Valerin seolah menodai teritori Diana, membuat sang Direktur Hukum bernapas dengan tarikan yang berat dan dipenuhi amarah yang tertahan.
Diana tidak segera kembali ke mejanya. Ia memutar tubuhnya perlahan, menatap Andra dengan sepasang mata elang yang kini memancarkan kilatan bahaya. Ia melangkah mendekat, ujung sepatu hak tingginya berderit pelan bergesekan dengan lantai marmer.
"Dengarkan aku baik-baik, Andra," desis Diana. Suaranya mengalun sangat rendah, nyaris seperti bisikan. Tangannya terulur, mencengkeram kerah kemeja Andra dan menarik pria itu mendekat hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa sentimeter. "Jangan pernah berpikir untuk menerima tawaran wanita ular itu. Valerin tidak pernah mengulurkan tangan tanpa menyembunyikan belati di tangannya yang lain. Dia akan memanfaatkan ketidaktahuanmu untuk menghancurkanku, dan jika aku hancur, tidak ada lagi yang bisa melindungimu dan Nadia dari Gunawan."
Andra menelan ludah, merasakan cengkeraman Diana yang sangat kuat di kerah bajunya. "Saya mengerti, Bu Diana."
Sebelum Diana bisa memberikan penekanan lebih jauh pada ancamannya, bunyi interkom di atas mejanya memecah ketegangan. Diana mendengus kasar, melepaskan cengkeramannya, dan menekan tombol penjawab dengan kasar.
"Ada apa?" bentak Diana tanpa basa-basi.
Suara asistennya dari luar terdengar bergetar ketakutan. "Maaf mengganggu, Bu. Utusan dari pihak keluarga tunangan Ibu baru saja tiba di ruang rapat utama lantai direksi. Mereka mendesak Ibu untuk segera mempresentasikan dokumen legalitas pembebasan lahan proyek utara. Mereka menolak untuk menunggu lebih dari lima menit."
Raut wajah Diana seketika mengeras. Topeng arogansinya retak sesaat, digantikan oleh kilatan kecemasan dan kepatuhan yang sangat jarang ia perlihatkan kepada siapa pun di gedung ini.
"Katakan pada mereka aku…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 46: Udangan Valerin
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments