Satu minggu telah berlalu sejak badai besar itu menyapu bersih lantai direksi Apex Media dan Menara Kasa.
Berita jatuhnya kerajaan bisnis properti milik Gunawan menjadi tajuk utama di berbagai media ekonomi. Taipan tua itu kini mendekam di balik jeruji besi, ditahan atas tuduhan manipulasi pajak, penipuan ganda, dan berbagai skandal keuangan yang entah bagaimana bocor ke publik dalam waktu semalam. Semua orang tahu, itu adalah ulah dari tangan tak terlihat milik Baskara. Pria itu menepati janjinya untuk menghancurkan Gunawan hingga ke akar-akarnya.
Sementara itu, Valerin Winata menghilang bak ditelan bumi. Tidak ada yang tahu di mana keberadaan mantan Direktur Keuangan itu. Ada desas-desus bahwa ia telah melarikan diri ke luar negeri dengan sisa asetnya, namun ada juga rumor kelam yang mengatakan bahwa Baskara telah memastikan wanita ular itu tidak akan pernah bisa melihat cahaya matahari lagi.
Di lantai tujuh belas Apex Media, suasana terasa sangat kontras. Ketegangan yang selama ini mencekik gedung tersebut seolah telah menguap.
Pintu ruang kerja Andra terbuka perlahan. Nadia melangkah masuk dengan senyum cerah yang sudah lama tidak menghiasi wajahnya. Ia mengenakan gaun putih yang elegan, wajahnya berseri-seri, memancarkan aura seorang pemenang. Beban bertahun-tahun yang menekan pundaknya telah terangkat sepenuhnya. Ia bebas. Gunawan tidak akan pernah bisa menyentuhnya lagi, dan kursi puncak Apex Media kini murni berada dalam genggamannya.
Nadia menutup pintu ruang kerja itu dari dalam, lalu berjalan mendekati meja Andra. Pria itu sedang berdiri membelakanginya, menatap kosong ke arah jendela kaca yang menampilkan pemandangan kota Jakarta.
"Andra," panggil Nadia lembut. Ia memeluk pinggang pria itu dari belakang, menyandarkan kepalanya di punggung lebar Andra. "Kenapa kamu melamun sendirian di sini? Kita seharusnya merayakan kemenangan ini. Pengacara Gunawan baru saja menghubungiku. Proses perceraian akan berjalan sangat cepat, dan semua aset Apex Media akan ja…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
BAB 53: kemenangan yang hampa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments