Panggilan telepon itu berakhir dengan bunyi klik yang dingin. Andra Bayu mematung di ruang kerja Nadia, telapak tangannya yang besar masih mencengkeram gagang telepon dengan erat. Di seberang meja, Nadia menatapnya dengan pandangan nanar, seolah baru saja mendengar vonis mati yang baru saja dijatuhkan.
(Apa dia bilang, Andra?) tanya Nadia dengan suara yang nyaris tak terdengar. Wajahnya yang pucat pasi kini semakin kehilangan sisa-sisa rona kehidupannya.
Andra meletakkan telepon, lalu menatap Nadia. Ia tidak bisa menyembunyikan kebenaran, namun ia juga tidak tega melihat kehancuran di mata wanita yang dicintainya.
(Dia tahu semuanya, Nadia. Gunawan baru saja keluar dari ruangannya di atas sana setelah mencoba menggertaknya dengan foto-foto itu,) suara Andra berat dan berwibawa, meski ada guncangan di dalamnya.
(Diana meminta saya naik ke lantai dua puluh dua sekarang. Dia ingin... dia ingin negosiasi final.)
Nadia terdiam. Ia adalah seorang wanita cerdas, seorang Managing Director yang memahami bahasa korporat dan intrik di balik Menara Kasa. Ia tahu persis apa arti "negosiasi final" yang dimaksud oleh seorang Diana Winata kepada pria muda seperti Andra. Nadia merasa dadanya sesak, bukan lagi karena marah, melainkan karena rasa tak berdaya yang luar biasa. Ia tahu bahwa nasib kariernya, reputasinya, dan kemungkinan kebebasannya dari Gunawan kini sepenuhnya berada di bawah kendali Diana.
(Pergilah,) bisik Nadia dengan mata yang mulai berkaca-kaca.
(Jika itu satu-satunya cara untuk membungkam Gunawan dan menyelamatkan hidup kita... pergilah, Andra. Tapi berjanjilah satu hal padaku... jangan biarkan dia memilikimu sepenuhnya. Jangan biarkan hatimu berpaling ke sana.)
Andra merasa hatinya dicabik-cabik. Ia mendekat, menyentuh pipi Nadia dengan jemarinya yang hangat.
(Saya pergi bukan karena hati saya berpaling, Nadia. Saya pergi karena saya tidak akan membiarkan Anda jatuh karena ancaman pria gila itu. Saya akan menjaga Anda, apa pun yang terjadi.)
Sepuluh menit kemudia…
Antara Ketulusan Dan Godaan Bos
Bab 42: Pilihan yang Sulit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 83 Episodes
Comments