(Flashback)
"Konbanwa, sensei mengapa anda belum juga pulang?" Tanya anak magang pada Seto saat masuk ke ruangannya.
"Ada yang harus ku kerjakan. Kau bisa pulang dulu jika sudah selesai." Jawab Seto, ia menyuruh anak magang itu untuk pulang terlebih dahulu.
"Baik, terimakasih atas kerja kerasnya. Seto sensei belakangan ini selalu berada di rumah sakit apakah ada masalah?"
"Emmm, aku tidak tahu bagaimana cara mengatakannya." Jawab Seto dengan sedikit sulit mengucapkannya.
"Daijobu, aku akan mendengarkannya dengan baik." Anak magang yang bernama Miyuki lalu mengambil kursi dan duduk di depan Seto.
"Emmm, begini. Ada seseorang yang hampir setiap waktu bersamamu tapi akhir-akhir ini aku baru merasakan kalau orang itu sangat berharga bagimu. Orang itu akan pergi dalam waktu dekat ini, entah rasanya aku ingin memberikan yang terbaik baginya. Entahlah kurang lebih seperti itu penjelasannya." Seto menggaruk kepalanya dan sedikit tertawa.
"Seto sensei ingin memberikan salam perpisahan dengan baik. Seperti itu intinya?"
Entah mengapa tebakan Miyuki terasa sangat menyakitkan bagi Seto, karena memang benar seperti itu.
"Seperti itu, benar." Jawab Seto dengan pelan, ia benar-benar menyadari bahwa tidak banyak waktu. Ia hanya ingin memberikan salam perpisahan dengan baik.
"Mudah saja. Sensei bisa mengajak orang berjalan-jalan ketempat yang ia sukai." Miyuki mulai memberikan saran pada seniornya.
"Itu tidak mungkin kulakukan, dia tidak menyukaiku." Tolak Seto.
"Ajaklah makan bersama atau berikan barang yang bisa diingat olehnya."
"Tidak mungkin juga. Dia tidak mungkin membawanya." Tolak Seto lagi.
"Atau turuti saja kemauannya, misalkan jika ingin belanja, sensei bisa mengantar dan menemaninya." Tidak menyerah Miyuki masih berusaha memberikan saran untuk seniornya.
"Menuruti kemauannya??? Entahlah, mungkin akan sedikit kupertimbangkan." Gumam Seto bertanya pada dirinya sendiri.
"Baikalah sensei aku pulang dulu, jaa matane (sampai jumpa)." Ucap Miyuki dengan suara riangnya.
********…
Salju Di Bulan Desember
137
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments