..."....aku menyukaimu bahkan mencintaimu. Jadi aku ingin melindungimu, agar kau tak terluka saat kematianku nanti. Berada di sisimu memang membuatku bahagia, tapi aku sadar akan waktu yang kumiliki." (Ren Koizumi)...
Sesuai kesepakatan akhirnya Hinana menunjukkan tempat Shota bekerja. Mereka telah sampai dalam waktu sepuluh menit.
"Kemarilah." teriak Arumi melambaikan tangan yang ternyata sudah memesan tempat duduk. Disana juga terlihat Sawako dan Arimura yang sedang menunggu teman-temannya.
"Itu mereka, ayo..." Ucap Tsubaki dengan bersemangat.
"Matte (tunggu), kau bilang hanya aku yang tahu tempat Shota bekerja. Tapi Arumi sudah ada di sana." ucap Hinana.
"Ahh itu. Kalau aku tidak bilang begitu kau pasti menolak. Lagipula aku tahu kenapa kau tak mau makan bersama. Itu karena kau tidak bisa makan seperti wanita sungguhan." Tsubaki mulai meledek Hinana, dan berlari.
"Hey.... Apa kau bilang? Tsubaki kun kau benar-benar brengsek." Teriak Hinana dan mengejar Tsubaki. Mereka berdua seperti kucing dan tikus, ketika Hinana berhasil menangkapnya tak segan langsung memukulnya.
"Ittai... Ittai...Ittai(sakit). Cukup Hinana, maaf aku tak akan katakan lagi." Ucap Tsubaki dengan meringgis kesakitan.
"Terlambat, harusnya tak kau katakan dari awal." Hinana yang masih kesal masih saja memukul Tsubaki tak peduli jika menjadi pandangan orang lain.
Sementara Ren dan Emi yang melihat hanya tertawa.
Mereka memesan yakiniku dan juga steak daging wagyu juga desert semangka densuke (semangka salah satu buah termahal di jepang).
"Apakah tak masalah jika kami memesan semua ini." tanya Tsubaki saat semua pesanan sudah di hidangkan.
"Hem, tentu saja. Selamat menikmati." Jawab Ren dengan santai, ia juga melihat Hinana yang dengan lahap memakan steak pesanannya.
"Hinana, ternyata yang dikatakan Tsubaki memang benar." ucap Emi saat melihat semua makanan Hinana habis dalam hitungan menit.
"Jika kau katakan sekali lagi aku tidak akan mau makan bersama lagi." Jawab Hinana dan mengambil desert lalu m…
Salju Di Bulan Desember
75
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments
Amelia Friska
semangat Kak...
terimakasih
2022-10-16
1