Hinana mengeluarkan earphone dari tasnya. Sore ini ia akan pergi ke Nisekoi dan bermain Ice skating meskipun tangannya masih sakit.
Saat sampai di tempat Hinana tidak di perbolehkan untuk bermain oleh instruktur karena lukanya parah. Hinana akhirnya hanya melihat, meskipun begitu sudah membuat Hinana terhibur.
"Aish kenapa orang itu disini." kata Hinana saat melihat Ren. Hinana membalikkan arahnya untuk menghindari Ren.
"Nana..." panggil Ren, dan usahanya Hinana sepertinya sia-sia.
"Nana, tunggu sebentar. Kenapa kau tak berhenti saat ku panggil." Ren menghadang tepat di depan Hinana.
"sudah ku peringatkan jangan pangil aku Nana, namaku Hinana."
"lebih singkat jika ku panggil Nana."
"kau tak boleh memanggil nama orang lain seenak jidad mu."
"aku tidak sembarangan, panggilanmu terlalu panjang. Emi, Shota, Rena lebih mudah memanggil Nana."
"Tsubaki kenapa kau menyingkatnya?"
"Tsu Ba Ki, Ba Ki. Tidak ,jika aku memanggilnya Baki tak enak di dengar. Eh Nana kau mau kemana." Ren mengejar Hinana yang berjalan menghindarinya.
"kau marah, baiklah aku tak akan lagi memanggilmu Nana. Apa kau akan bermain Ice skating?"
"tidak, kau tak lihat tanganku?"
"Eh, kenapa tak pakai perban untuk menutupnya."
"sudahlah, nanti akan kering dan sembuh sendiri." ucap Hinana namun tiba-tiba Ren memegang tangannya dan melihat lukanya.
"apa yang kau lakukan? Kau akan ku tampar jika begini." Hinana merasa gugup karena Ren selalu berbuat mengejutkannya.
"luka nya masih basah, ikutlah dengan ku akan ku obati."
"tidak mau." Hinana segera melepas genggaman Ren.
"Hinana, luka bakar jika tak di obati dengan benar maka akan membekas nantinya. Jangan ceroboh ayo." Ren memegang tangan Hinana kembali dan mengajak ke mobilnya karena dia membawa kotak obat.
"Aw..."
"masih terasa sakit ?"
"hem, sangat sakit dari yang sebelumnya."
"Eh bagaimana bisa? Seharusnya tadi lebih sakit dari yang sekarang." ucap Ren dan mengacak-acak rambut Hinana.
"hentikan. Jika kau melakukannya lagi aku tidak segan akan memukulm…
Salju Di Bulan Desember
6
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments
Dewi Mar'atush
hallo readers terima kasih sudah membaca novel ku, tinggalkan jejak kalian ya sebagi bentuk dukungan. terima kasih
2022-05-24
0