"Ren kun, maukah kau tetap disini? Aku membutuhkanmu." ucap Hinana dengan pelan tapi Emi bisa mendengar karena berada di samping Hinana.
"Tentu saja Ren akan berda di Tokyo, aku juga, Arumi juga. Aku tak akan membiarkan kau sendirian, benarkan Ren." Emi merangkul pundak Hinana dan ingin Ren juga mendampingi Hinana seperti yang di harapkan Hinana.
"Tentu saja." Jawab Ren yang mengerti isyarat dari Emi.
"Ehh kau tidak membutuhkanku?" Sahut Tsubaki yang merasa tidak dihiraukan.
"Kau juga tetap di Tokyo untuk interview kan, dasar baka." Celetuk Arumi dan memukul kepala Tsubaki.
"Aaaaahh itai (sakit). Jangan pukul kepalaku ini adalah aset terbesar." Tsubaki memicingkan mata kepada Arumi.
"Sudahlah habiskan makanan kalian." ucap Ren melerai perkelahian antara Arumi dan Tsubaki. Ia melihat Hinana dan tersenyum, akhirnya Ren berhasil membuat Hinana kembali ke impiannya.
Hari sudah menjelang malam dan Ren sudah mendapat telepon dari Aoyama untuk menyuruhnya pulang. Mereka semua bersiap untuk pulang. Saat akan masuk ke mansion tiba-tiba ada mobil sport warna hitam sudah terparkir di sebelah rumah Ren, mobil itu bukan milik Ryusei.
"Nana chan, aku ingin bicara padamu." Yukiatsu keluar dari mobil dan menghampiri Hinana.
Semua teman-teman Hinana terkejut karena melihat sosok mantan kekasih Hinana.
"Dia sungguh tampan, lebih tampan dari kakakmu." bisik Emi pada Arumi saat melihat Yukiatsu.
"Hentikan, jangan bandingkan Ren dengan siapapun. Tunggu sejak kapan kau tahu jika Ren adalah kakakku." Bisik Arumi memberi balasan pada Emi, dirinya terkejut karena Emi sudah tahu jika Ren adalah kakaknya.
"Baiklah tapi aku tak punya banyak waktu." Jawab Hinana, kali ini ia tak ingin melarikan diri lagi seperti yang dikatakan adiknya. Hinana menuruti ajakan Yukiatsu tapi sebelumnya Hinana berpamitan pada teman-temannya.
Yukiatsu membawa Hinana ke pantai yang tak jauh letaknya dari rumah Ren.
"Aku masih menyukaimu." ucap Yukiatsu tanpa basa-basi lagi. Sikap yang gentlemen itulah yang…
Salju Di Bulan Desember
114. Perasaan Tersampaikan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments