Seperti biasa suasana dirumah sakit selalu sibuk dipagi hari. Ren sudah berjanji pada dokter Seto bahwa dirinya tidak akan kemana-mana, tapi rasanya sangat bosan berada di kamarnya meskipun pagi tadi ayah dan ibunya sudah menjenguk.
"Ohayou (pagi)." Ren langsung masuk ke ruangan Aoyama dan menyapanya dengan wajah yang gembira.
"Eh, kenapa kau kemari?" Aoyama terkejut karena ia merasa tidak ada urusan dengan Ren tapi malah Ren datang menemuinya.
"Apa tidak ada jadwal chek up untukku?"
"Sebentar, oh ada jam 9 pagi." Aoyama melihat jadwal hari ini di cheklist dan ada nama ren disana.
"Yokatta (stukurlah), aku sudah kemari jadi sensei bisa menghemat waktu berjalan." Ren langsung mengambil spidol milik Aoyama dan menggunakannya.
"cotto matte (tunggu sebentar), itu baru saja ku beli tadi pagi." Cegah Aoyama tapi tidak berhasil, ia menggaruk kepalanya karena mengingat ucapan dokter lainnya jika Ren suka mengganggu.
"Hey kenapa kau tak pergi saja? Ke kantor atau pulang kerumah, bukannya kemarin kau habis dari kantormu." Aoyama sedikit kesal karena merasa terganggu akan kehadiran Ren.
"Pengennya sih begitu, tapi aku sudah berjanji pada Seto sensei tidak akan membuat hari liburnya terganggu. Sensei apa kau punya pensil warna, aku pinjam."
Ren menjawab santai perkataan Aoyama, ia juga melanjutkan gambarnya di note book.
"Kau pikir ruanganku taman bermain, tentu saja tidak ada."
"Kalau begitu aku akan meminjam spidol warna mu."
Aoyama segera menyambar kotak pensilnya sebelum Ren mengambil salah satu spidol warna miliknya.
"Sensei, kau pelit sekali." ucap Ren yang tidak berhasil mengambil salah satu spidol.
"Jangan sentuh barang-barang milikku, diamlah akan ku belikan pensil warna."
Aoyama mengatakannya dengan gugup sambil memeluk kotak pensil miliknya. Kotak pensil dan semua isinya adalah pemberian dari Sakura, jadi wajar saja jika Aoyama tidak suka jika di sentuh orang lain. Kemudian Ia memilih membelikan pensil warna untuk Ren.
Ren hanya memandangi kepergian Aoyama, ia terse…
Salju Di Bulan Desember
89 Kelemahan Ren
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments