Kondisi Ren pagi ini sebenarnya baru membaik. Ia juga baru bisa menelan makanan hanya beberapa. Tapi memang ia tak pernah betah berada di kamar rawatnya.
"Tinggal di rumah sakit juga tidak enak, aku bahkan tak pernah tidur di kamarku sendiri." Ren mulai mengeluarkan suaranya meskipun pelan dan menunduk karena merasa bersalah pada semua orang.
"Aku tahu perasaanmu, tapi harusnya kau lebih memperhatikan dirimu sendiri Ren." Tsubaki masih saja memarahi Ren.
"Lihat hanami yuk, Ariko bilang di sekitar taman Furano ada festival hanami (festival melihat bunga sakura)."
Karena tidak tega Hinana segera melerai Tsubaki dan Ren, ia juga tahu bagaimana bosannya Ren dirumah sakit.
"Apa kau bodoh, Ren masih dalam masa perawatan. Harusnya kau mengantarkan kembali." mendengar ucapan Hinana malah membuat Tsubaki kesal.
"Mungkin sebelum kembali ke rumah sakit Ren ingin melihat sakura. Aku akan mengantarnya ke rumah sakit setelah itu. Ayo pergi, Ren." ajak Hinana.
Setelah berpikir agak lama, Ren memutuskan mengikuti Hinana tanpa menjawab ajaknya.
"Kau tidak bohong padaku kan?" ucap Ren sembari mengikuti Hinana.
"Tidak percaya padaku?" tanya Hinana dan berbalik kebelakang.
Ren hanya diam tidak menjawab pertanyaan Hinana, karena dulu ayahnya pernah menggunakan trik yang sama saat membawa Ren kembali ke rumah sakit.
"Emm baiklah, sepertinya Ren takut di bohongi." Hinana masuk ke bengkel persewaan sepeda. Kemudian ia menyewa satu sepeda.
"Naiklah. Karena jaraknya tak terlalu jauh, lebih enak naik sepeda." Hinana menarik tangan Ren dan menyuruhnya duduk di boncengan.
"Apa Hinana kuat mengayuh sepeda sampai ke rumah sakit?" tanya Ren yang sudah naik di boncengan.
"Mungkin aku akan pingsan jika harus bersepeda kesana. Baiklah ayo kita lihat sakura." jawab Hinana dengan tertawa. Kemudian mengayuh pedalnya.
Ren ikut tertawa sambil menikmati udara musim semi. Dari dulu ia ingin bisa besepeda mengelilingi taman Furano, tapi mustahil dengannya.
"Ahh menyenangkan sekali." gumam Ren dan merentangk…
Salju Di Bulan Desember
87 Hanami untuk Ren
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments