Saat jam istirahat seperti biasa Hinana memakan bekal buatan bibinya di rooftop. Sejenak ia melihat ke tempat duduk yang ada di pokok balkon, disana biasanya Hinana duduk bersama Ren. Tapi semuanya sudah sirna.
"Hinana.." panggil Arumi dan menghampirinya.
"apa yang kau lakukan disini?"
"tentu saja untuk makan siang. Oh ya dulu aku selalu melihat mu makan bento (bekal) di sini."
"hem, pemandangan disini sangat menyenangkan."
" Hinana kau baik-baik saja?" tanya Arumi dan saat itu juga Hinana menangis di pelukan Arumi. "menangislah, tak apa. Setelah ini semuanya akan baik-baik saja." Arumi menepuk lembut pundak Hinana. Sama seperti yang dilakukannya saat Hinana menangis karena bully an rekan kerjanya.
"apa kau tahu apa yang terjadi?"
"aku tidak tahu, aku juga tidak perlu tahu. Hanya saja aku melihat kau sedang tidak baik-baik saja."
"kenapa kau peduli padaku?"
"aku hanya ingin menebus dosaku padamu." ucap Arumi lalu tersenyum pada Hinana.
"dasar, aku masih tidak memaafkanmu."
"terserah kau, ayo makan. Oh kau membawa unagi. Emmm Oishi.." Arumi langsung mengambil dan memakan bekal milik Hinana. Dan Hinana hanya tertawa melihat kelakuan Arumi.
Masih dengan orang yang sama, ia memandangi Hinana dan mengikuti gerak-gerik Hinana dari kejauhan. Siapa lagi kalau bukan Ren. Melihat Hinana bisa tertawa lagi perasaan Ren menjadi lega.
Istirahat siang telah selesai, Hinana telah kembali ke mejanya dan melakukan pekerjaannya kembali. Sesaat kemudian ia melihat Ren berjalan kearahnya. Hinana menjadi panik antara senang tapi juga terbesit benci.
"ini berkas untuk festival Tokyo Summer, bisa bantu kirimkan ke panitianya." ucap Ren dan memberikan sebuah flash disk pada Hinana.
"baik." Hinana mengambilnya, ia melihat bahwa pergelangan tangan Ren di perban. Ingin rasanya menanyakan apakah baik-baik saja, tapi di situasi saat ini tidak mungkin.
"terima kasih." balas Ren dan tersenyum pada Hinana.
"bisakah kau tidak tersenyum kepadaku, itu membuatku semakin membencimu." ucap Hinana dalam…
Salju Di Bulan Desember
46
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments