...'Musim dingin sebentar lagi datang, itu berati waktuku tinggal sedikit lagi. Ya hanya sedikit lagi, maka dari itu tolong bertahanlah untuk sedikit lagi.' (Ren Koizumi)...
.
.
.
"Ohayou (selamat pagi). Bagaiman apakah kau sudah siap?" Tanya Aoyama yang langsung masuk ke kamar Ren saat melihat Kishi sudah ada di sana.
"Tentu saja, aku juga sudah beristirahat dengan cukup." Jawab Ren dan tersenyum senang.
"Baiklah, ayo pergi sekarang. Hinana sudah berada di tempat parkir." Ajak Aoyama dan menggandeng temannya untuk keluar dari kamarnya. Kishi mengikuti dari belakang, ia juga sudah mengecek barang-barang apa yang harus ia bawa.
Sesampai di parkiran, Aoyama menyuruh Ren untuk masuk terlebih dahulu. Sedangkan Aoyama dan Kishi memasukkan barang-barang perlengkapan medis kedalam bagasi.
"Ohayou, Ren (selamat pagi). Apakah kau tidur dengan baik?" Dengan tersenyum manis Hinana menyambut Ren yang baru masuk ke mobil.
"Selamat pagi.Tentu saja, Hinana aku ingin mengahbiskan hari ini bersamamu. Apa kau tidak keberatan?" Jawab Ren.
"Tentu saja tidak. Mari kita bersenang-senang hari ini." Balas Hinana kemudian memeluk Ren. Hinana paham jika saat ini kekasihnya bisa tersenyum bahagia karena bisa keluar dari rumah sakit.
"Kenapa lama sekali Aoyama dan Kishi san." Gumam Hinana karena menunggu dua orang temannya yang tak selesai-selesai memeriksa barang.
"Entahlah, mungkin terjadi sesuatu. Biar kuperiksa sebentar." Ren membuka pintu mobil dan hendak keluar tetapi Hinana mencegahnya.
"Biar aku saja. Ren kun tetaplah disini karena udara di luar sudah mulai dingin." Ucap Hinana dan Ren menuruti perkataan kekasihnya.
"Kenapa lama sekali?" Tanya Hinana dan hanya melihat Aoyama saja.
"Aku berpikiran untuk membawa penghangat perut dan Kishi san sedang mengambilnya." Jawab Aoyama dan sudah menutup kembali tas medisnya.
Tak lama kemudian Kishi datang dengan berlari, ia membawa kompres penghangat perut dan selimut hangat untuk berjaga-jaga.
"Eh, banyak sekali yang akan di bawa?" Pekik Hinana…
Salju Di Bulan Desember
128
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments