"Hinana Arizawa.." panggil Sawako dan berlari menghampiri Hinana.
"iya. Ada apa Nona Sawako?." Hinana berhenti karena baru kali ini ada yang memanggilnya dengan nama belakangnya.
"oh ternyata benar itu kau. Syukurlah."
"ada yang bisa ku bantu?"
"kau lupa dengan ku, aku Sawa kau biasa memanggilku Sawa. Kau Hinana Arizawa top model Tokyo 2018 kan?"
"Iya kau benar tapi aku sudah melepas profesiku, anda mengenalku sebelumnya?" tanya Hinana yang sedikit penasaran.
"tentu saja, brand ku selalu memakai kau sebagai modelnya. Apa kau tidak mengingatnya? Aku yang selalu datang menjemputmu dan menawarkan beberapa pakaian untuk kau iklankan." jelas Sawako.
"benarkah? Maaf aku tidak mengingatnya karena semua yang mengatur kerja sama dulu adalah menegerku." Hinana sedikit mengingat karena saking banyaknya brand-brand pakaian yang sering Hinana datangi.
"kau ada waktu, bisa kah kita mengobrol sebentar di kafe. Aku senang bisa bekerja sama denganmu."
"sekarang? Aku minta maaf tapi saat ini masih banyak yang harus aku kerjakan."
"nanti sore sepulang kau kerja, oh ya berikan kontak mu yang baru." Sawako memberikan ponselnya dan Hinana memberikan no teleponnya yang baru.
"aku akan menghubungimu lagi Hinana. Aku tunggu nanti sore di kafe."
"baiklah." Hinana kemudian kembali ke ruangannya setelah memberi hormat pada Sawako.
"apa kau mengenal Nona Sawako?" Shota tiba-tiba muncul di depan Hinana.
"entahlah, tapi Nona Sawako bilang bahwa pernah bekerja sama denganku dulu."
"baguslah aku rasa perusahaan kita juga bisa bekerja sama dengannya, aku mengandalkanmu Hinana."
"baik aku akan bekerja keras." ucap Hinana kemuduan kembali melanjutkan pekerjaannya.
Tepat pukul lima Hinana membereskan pekerjaannya dan akan pulang ke rumah. Hinana membuka pesan dari Sawako yang sudah menunggunya kemudian dengan segera menuju ke parkiran.
"Hinana..."
"Hinana tunggu aku..
"Hinana...." teriak Ren dan berusaha mengikuti mobil Hinana.
Hinana tak menyadari jika ia meninggalkan Ren, ia sempat melihat Ren di spi…
Salju Di Bulan Desember
7
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments
Suherni 123
kayaknya ren punya penyakit ya ga boleh sampai kelelahan
2023-09-22
0