..."jika sakit katakanlah sakit, jika ingin menangis maka menangislah tak perlu di tahan. Memang semua itu tidak akan menyelesaikan masalah, tapi setidaknya bisa membuatnya merasa lega." Ren Koizumi...
...----------------------------------------------------...
Hinana terus berlari menjauh dari rumah sakit, ia belum tahu kemana arah tujuannya. Air matanya terus-terusan mengalir dan beberapa kali Hinana menyeka air matanya.
Akhirnya ia langkahnya terhenti di sebuah tempat bermain Ice skating dimana lagi kalau bukan di Niseko.
Perlahan ia mulai mendekati tempat itu, ia sering bertemu dengan Ren disini. Hinana menutup matanya membayangkan bagaimana Ren selalu memberikan bantuan padanya.
"TIDAKKKK!!!!" Teriak Hinana dengan keras dan akhirnya terjatuh karena kakinya sudah tak mampu lagi menopang tubuhnya. "Ren tak akan mati semudah itu, dia tak mungkin mati semudah itu." ucap Hinana yang mulai melantur, ia mulai menguatkan dirinya dan berdiri.
Malam yang terasa sangat panjang hingga akhirnya pagi datang juga. Hinana terbangun dengan perasaan yang sama sekali tidak baik.
Ting Tong
Suara bel berbunyi, dengan keadaan yang berantakan ia membuka pintu apartemennya.
"Apa kau habis mabuk semalam?" ucap Arimura saat melihat kondisi Hinana.
"Aku tidak bisa tidur semalam, apa kau berhasil bertemu dengan Shota?" tanya Hinana dan mengajak Arimura masuk ke ruang tamunya.
"Tidak sama sekali, bahkan tidak ada yang bisa menghubunginya. Bagaimana dengan Ren?"
Pertanyaan Arimura seakan menyakiti Hinana. Padahal sudah sewajarnya jika Arimura bertanya.
"Dia kritis." jawab Hinana dengan pelan.
"Astaga... Sudah kuduga ini terjadi. Ren juga bodoh mengapa dia nekat naik sepeda, sudah tahu hal itu akan membahayakan kondisinya." Arimura masih saja mengomel tanpa tahu mata Hinana sudah berkaca-kaca.
"Hinana kau baik-baik saja?"
"Anoo Ren tidak akan mati kan?"
"Hinana, sepertinya kau benar-benar punya perasaan padanya." Arimura merasa terguncang saat mendengar perkataan Hinana.
"Jouji-san mengatakan…
Salju Di Bulan Desember
78 Apa yang terjadi dengan Shota
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments