Butuh waktu lima tahun untuk mempersiapkan diriku, namun baru kali ini aku benar-benar merasa ingin tinggal.
Aku mulai merasa takut, jika suatu hari aku benar-benar menghilang dari dunia ini.
Tapi aku juga tidak dapat berbohong, jika saat ini aku bahagia. Aku ingin melihatmu sekali lagi hanya itu yang selalu ku ucapkan dalam hatiku. Karena aku tidak tahu kapan waktunya aku akan pergi. Sekali lagi, selama aku masih ada di dunia ini. Tuhan berikan aku keajaiban jika itu benar-benar ada. (Koizumi Ren.)
Hinana menggenggam erat tangan Ren dan sesekali memandang wajahnya. Meskipun belum ada jawaban dari Ren, tapi ia juga melihat bahwa Ren punya perasaan yang sama dengannya.
"kenapa kau terus melihatku?" tanya Ren melihat ke arah Hinana dengan senyum manisnya.
"tidak apa-apa." jawab Hinana dengan malunya dan berjalan menikmati pemandangan pohon sakura, meskipun belum ada bunganya.
Mereka berdua berjalan hingga menuju rumah Ren. Memang sengaja kali ini Hinana mengantar Ren pulang, karena tidak ingin tersesat saat naik busway.
"Hinana, sabtu depan apa kau mau berkencan
denganku?" saat sampai dirumahnya.
"hem." jawab Hinana dengan wajah yang berbinar-binar.
"kalau begitu aku yang akan menjemputmu, pulanglah hati-hati Hinana."
"iya, kau masuklah dulu."
"tidak, aku ingin mengantarmu hingga ke Halte."
"aku bisa pulang sendiri Ren, kali ini biar aku saja yang mengantarmu."
"begitukah. Baiklah aku tidak akan masuk sampai kau pergi."
"emm baiklah, sampai jumpa Ren." ucap Hinana dan melangkahkan kaki pergi.
"sampai jumpa juga Hinana."
"jangan lupa jemput aku besok."
" tentu saja."
"Daah Ren.. Aw sakit." Saat berjalan menjauh masih saja Hinana mengucapkan selamat jumpa pada Ren, hingga akhirnya ia menabrak tiang.
" hey perhatikan jalan mu." Ren tertawa kecil karena melihat kelakuan Hinana.
"bye-bye Ren." Hinana tak perdulikan ucapan Ren, ia tetap melambaikan tangannya hingga masuk ke dalam busway.
Sesampai di apartemen Hinana tak ingin melakukan apapun, dia memilih tidur tanpa mengga…
Salju Di Bulan Desember
38
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments