Suasana malam yang indah tentu saja membuat orang-orang ingin menikmati malam di musim semi. Meskipun sudah musim semi tapi di Hokkaido udaranya masih dingin. Tsubaki dan Shota tampak masuk ke kelab malam mengingat semasa sekolah dengam tugas yang penat.
"Yo kali ini apa kau akan mengambil identitas milik ayahmu?" tanya Tsubaki dengan bercanda.
"Tentu saja tidak, aku sudah berumur 30 tahun. Lagi pula semua itu adalah ide gilamu." balas Shota kemudian merangkul temannya masuk.
"Tapi kau setuju kan dengan rencanaku."
"Tentu saja. Baiklah hari ini aku ingin memesan wine. Bagaimana denganmu?" tanya Shota kemudian mengajak Tsubaki menuju bar.
"Terserah kau saja. Shota kun tunggu sebentar." ucap Tsubaki lalu menghampiri seorang gadis dengan baju merah yang sedang duduk di kursi pojok.
"Hinana." panggil Tsubaki yang menghampirinya.
"Yuki."
"Baka, kau benar-benar mabuk ternyata." umpat Tsubaki lalu melihat tiga botol sampanye di meja Hinana. Saat Hinana akan menuang sampanye lagi dengan cepat Tsubaki menahannya.
"Yamette (hentikan). Hinana sadarlah." Tsubaki mulai menaikkan suaranya karena suara musik yang bergemuruh.
"Yu chan kenapa kau membentakku? Kau tidak pernah berkata kasar padaku selama ini." ucap Hinana dengan air matanya mengalir.
"Oi sadarlah Hinana aku bukan Yu yang kau maksud." karena merasa bingung Tsubaki hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Sementara Hinana menopang dagunya di meja dan memanggil-manggil nama Yukiatsu.
"Aku sudah pesankan meja no tiga, ayo kesa..... Apa dia benar Hinana?" Shota yang menghampiri Tsubaki langsung terkejut begitu melihat Hinana yang sedang mabuk.
"Dia sedang mabuk."
"HAH, bagaimana bisa?" tanya Shota yang keheranan.
"Tiga botol sampanye tentu saja membuatnya mabuk." jawab Tsubaki dan mengambil satu botol yang masih utuh untuk di kembalikan. "Dia sampai mengigau memanggil aku Yuki."
"Sepertinya mabuk berat, ayo kita antarkan pulang." Shota mulai memapah Hinana untuk berdiri namun ponselnya berbunyi. "Sial siapa lagi s…
Salju Di Bulan Desember
72 Yuki (salju)
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments