Ponsel Ren berdering, ada panggilan dari ibunya.
"halo ada apa Mom?" Jawab Ren dan sedikit menjauh dari Hinana dan Aoyama.
"Ren kau kemana saja, sudah hampir empat jam." teriakan ibu Ren di telepon terdengar oleh Hinana dan Aoyama.
"aku akan kembali, daah." ucap Ren dan mematikan teleponnya.
"pulanglah." Hinana menyuruh Ren pulang, karena mendengar suara ibu Ren yang sangat khawatir.
"aku akan menengokmu besok." Ucap Ren sebelum berpamitan.
"tidak perlu, aku baik-baik saja."
"cepatlah sembuh Hinana, Aoyama sampai jumpa." Ren juga berpamitan pada Aoyama, teman semasa SMA.
"hati-hati di jalan." Aoyama melambaikan tangan dan melihat kepergian Ren.
"kau tidak kembali kerja?" Tanya Hinana.
"sebenarnya aku belum waktunya kerja, aku kemari hanya perkenalan saja. Hinana bagaimana bisa kau mengenal Ren apa kau pacaran?" Aoyama mendekati Hinana, karena semasa SMP Hinana adalah teman baiknya.
"tentu saja tidak. Aku bekerja di kantornya." Jawab Hinana.
"bukankah kau menjadi model?"
"dulunya, sekarang aku sudah berhenti. Kau mengenal Ren?" Tanya Hinana balik.
"sebenarnya tidak terlalu kenal, hanya saja Ren cowok paling populer di SMA kami. Penampilannya yang cool membuat semua orang menyukai. Tapi dia sangat dingin sifatnya." Aoyama menjelaskan pada Hinana.
"HAH... apa katamu dingin?" Pekik Hinana dan tertawa kecil.
"he'em, maka dari itu aku sangat terkejut saat Ren menghawatirkanmu. Aku kira kalian pacaran."
"seperti apa Ren dulunya?" Tanya Hinana dengan perlahan entah kenapa ia jadi ingin tahu sedikit tentang Ren.
"emm entahlah aku tidak begitu mengenalnya." Jawab Aoyama dan tertawa.
"ceritakan saja yang kau tahu Aoyama." Hinana memukul kepala Aoyama karena kesal.
"aww, kau selalu saja memukul kepalaku." ucap Aoyama kesakitan.
"kalau begitu cepatlah."
"baiklah kuberi tahu Ren selalu dapat peringkat satu di sekolah, dia juga suka ikut ekskul baseball. Tapi saat pertandingan antar kelas Ren terjatuh saat akan home run, aku membantunya membawa ke rumah sakit. Sejak saat itu aku…
Salju Di Bulan Desember
Aoyama kou
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments