Tsubaki menggendong Hinana yang tak sadarkan diri. Meskipun berkali-kali mengeluh tapi sebenarnya ia tertawa karena mendengar Hinana yang bernyanyi. Teman-temannya lainnya juga tertawa karena menganggap lucu saat Hinana mabuk.
Sesampainya dirumah Aoyama menyuruh agar Hinana dan Arimura tidur dikamar saja, sementara ia tidur di ruang tengah.
"Sensei, aku membawakanmu makanan." Arumi mendekati Aoyama dengan perlahan karena ia ragu apakah Aoyama sudah tidur atau belum.
"Terimakasih." seperti biasa Aoyama selalu menjawab dengan singkat dan menerima sekotak makanan.
"Aku juga berterimakasih, karena sensei memberikan sapu tangan untukku."
"Itu hanya kebetulan saja, Bibiku bilang jika menolong seseorang maka suatu saat kau akan ditolong jika sedang susah."
"Itu benar. Pasti Bibimu adalah orang yang baik. " Jawab Arumi dengan pelan. Ia tahu bahwa dirinya dan Aoyama sudah sama-sama tidak mempunyai orang tua. Hanya saja Aoyama beruntung karena punya Paman dan Bibi yang baik, berbeda dengannya.
"Pergilah tidur."
"Humm, Oyasumi (selamat malam)." Arumi pergi meninggalkannya. Ia juga tahu jika Aoyama sulit untuk diajak bicara, mungkin keberadaannya mengganggunya.
"Oyasumi ???(Selamat malam)." ucapnya sangat pelan dan sedikit tersenyum. Karena baru kali ini ia mendengar ucapan selamat malam dari seseorang. Kemudian ia mulai makan makanan yang diberikan Arumi.
...----------------...
Keesokan harinya Hinana terbangun dengan kepala yang sedikit pusing. Ia berjalan pelan kedapur untuk mengambil minuman karena melihat Arimura yang masih tidur.
"Bagaimana keadaanmu?"
Suara yang mengejutkan Hinana karena setahunya hari masih pagi.
"Hanya sedikit pusing. Kau sudah bangun? " tanya Hinana pada Ren.
"Tentu saja." Ren menghampiri Hinana dan memberikan secangkir teh chamomile.
"Minumlah, mungkin bisa mengurangi rasa pusing. "
"Terimakasih." Hinana menerimanya dan perlahan meminumnya. Hinana tidak ingat apa yang terjadi semalam, mungkin teman-temannya akan menertawakannya karena semalam…
Salju Di Bulan Desember
109 Hari semakin dekat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments