Ren terlihat memandangi langit malam yang cerah. Setelah membantu Arimura untuk masuk ke kamar ia langsung pergi ke ruang tengah tempat dimana Hinana selalu menontin film. Pandangannya hampa saat ini, semua keinginannya sudah terwujud. Ayahnya sudah tidak lagi bekerja untuk orang lain, dirinya sudah berhasil membuat ayahnya untuk menuangkan idenya di perusahaan miliknya. Tsubaki sahabatnya juga telah mendapat tawaran kerja di perusahaan besar Tokyo, tentu saja Ren sangat senang.
"Ren ku apa yang kau lalukan? " tanya Emi yang sedang melihat Ren duduk melamun sendiri.
"Tidak ada. Emi setalah ini apa yang akan kau lakukan? " tanya Ren pada Emi yang dari dulu selalu membantunya.
"Apa lagi, kita akan kembali ke Saporro kemudian menjalani hari seperti biasa." Jawab Emi dan duduk di sebuah kursi karena sepertinya Reb butuh teman bicara.
"Apa kau menyukai bekerja di tempatku?" Ren mulai bertanya kepada Emi. Sudah lama sekali Ren tak pernah berbicara secara face to face pada teman perempuan yang pernah menyukainya.
"Kenapa kau menanyakan hal seperti itu? Saat aku lelah mencari pekerjaan tiba-tiba kau menghubungiku dan memberikan aku pekerjaan. Tentu saja aku menyukainya." Jawa Emi sambil mengingat masa lalunya yang hampir menyerah mencari pekerjaan.
"Yokatta (syukurlah). Aku senang mendengarnya, aku harap kau dan adikku bisa akur." Ren menghembuskan nafas dengan lega karena masih ada Emi yang akan membantu ayahnya.
"Adik? " Pekik Emi kebingungan, bukankah Ren hanya punya satu saudara yaitu Shota.
"Tentu saja Arumi, aku lelah jika melihat kalian masih saling bertengkar." Jawaban dari Ren seakan membuat Emi tekejut
"HAH.... Arumi adalah adikmu??? " Emi sampai berdiri karena terkejut sementara Ren hanya tertawa karena melihat ekspresi temannya.
"Kenapa? Aku sengaja merahasiakan darimu. Aku ingin kau cemburu dan berhenti mengejarku." Balas Ren dan berusaha untuk menghentikan tawanya.
"Gomenne (maaf) Emi aku membohongimu." ucap Ren sekali lagi kepada Emi.
"Kenapa kau mela…
Salju Di Bulan Desember
113 Misi selesai
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments