Barang-barang yang ada di ruangan berserakan. Hinana hanya bisa menelan ludah karena ia sendirian yang harus membersihkan.
"Eh kenapa aku yang harus membersihkannya?" Tanya Hinana.
"Karena kau tak ikut kami makan siang. Jadi lebih baik kau yang bereskan." Jawab Tsubaki.
"Ogah, kau saja yang bereskan." Hinana kesal kemudian meninggalkan teman-temannya.
"Kau keterlaluan Tsubaki." umpat Emi.
"Aku hanya bercanda kok."
"Sudahlah biar aku saja yang bereskan. Kalian pergilah makan dulu nanti aku menyusul." Ucap Arumi dan tangannya mulai bergerak mengumpulkan manik-manik yang berserakan.
"Aku akan membantu." Emi segera mengumpulkan manik-manik yang berserakan.
"Sudahlah Emi, kau pasti lelah. Pergilah."
"Apa kau mau ku belikan sesuatu?" tanya Emi.
"Tentu saja, sudah pergilah. Pesankan aku sesuatu di resto." balas Arumi.
Sementara itu Hinana diam-diam pergi ke ruangan Ren tetapi tidak ada. Hingga akhirnya ia kembali ke ruang kerja.
"Arumi chan, kau bilang tadi Ren di ruangannya tapi tidak ada." ucap Hinana yang baru datang.
"Dia ada di pojokan." jawab Arumi sambil merapikan barang-barang.
"Kenapa kau bereskan sendiri? Tsubaki memang kejam ya." umpat Hinana.
"Tidak juga, aku sendiri memang yang ingin membereskan. Kau istirahatlah Hinana." Sebenarnya Arumi sudah paham maksud Tsubaki. Ia ingin membiarkan Ren berdua dengan Hinana, hanya saja waktunya kurang tepat.
"Aku akan membantu sebentar." ucap Hinana dan melipat kain yang baru saja di gunting beberapa bagian.
"Haik, sudah selesai. Hinana tolong kau letakkan di meja ya. Aku akan pergi makan, apa kau mau ikut." Ajak Arumi.
"Pergilah." Jawab Hinana dan menerima beberapa barang dari Arumi.
"Terimakasih sudah membantu. Bye-bye Hinana." Arumi melambaikan tangan pada Hinana kemudian pergi.
Saat Hinana meletakkan barang yang ada di meja, ia melihat Ren yang tertidur di kursi panjang. Hinana meletakkan secara hati-hati agar tidak membangunkan Ren, setelahnya ia pergi menghampiri.
"Dia tertidur seperti bayi." Ucap Hinana dengan pela…
Salju Di Bulan Desember
64
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments