untuk saat ini aku merasa menyesal telah menyampaikan perasaanku padanya. Rasa suka ku padanya ternyata bertepuk sebelah tangan. Mungkin tak seharusnya aku membuka hatiku dengan cepat, sekarang aku tak tahu lagi harus ku apakan perasaan ini.(Hinana arizawa)
Hinana memandangi bunga sakura yang masih menguncup, ia berangkat bekerja dan berjalan kaki sambil merasakan hangatnya musim semi.
"ohayou...." sapa Hinana pada rekan satu kantor dan mereka semua membalasnya. Kemudian Hinana memulai aktivitasnya kembali.
"ohayou Hinana." sapa Arumi yang baru saja datang, memang ruangan kerja mereka sekarang bersebelahan. Jadi mau tidak mau Hinana tidak bisa menghindar sepenuhnya dari Ren.
"eh ohayou, kau pagi sekali."
"tentu saja, aku harus membersihkan tempatnya dulu."
"kau dari dulu tidak pernah berubah Arumi, kau sangat rajin."
"itu karena tidak ada hal yang ku kerjakan di rumah. Aku sendirian rasanya sangat sepi jadi lebih baik aku berangkat kerja lebih awal. Daah Hinana aku ke ruangan ku." Arumi menyudahi obrolan dengan Hinana dan masuk ke ruangan sebelah.
Hinana kembali berkutat lagi pada komputernya, tak lama kemudian ia mendengar suara teman-temannya yang sudah mulai berdatangan. Ia juga melihat Ren baru berangkat dengan Tsubaki.
"selamat pagi Hinana." sapa Tsubaki dan Hinana membalas dengan anggukan. Ia melihat Ren menghampiri mejannya sementara Tsubaki sudah pergi.
"Hinana, bisa kita berbicara sebentar." ucap Ren dan sudah duduk di depannya.
"kau tidak lihat bahwa aku sedang sibuk." jawab Hinana dengan sikap dinginnya.
"aku tahu, hanya sebentar saja. Lagi pula aku juga punya sedikit waktu. Aku tunggu kau di rooftop." Ren kemudian pergi menuju rooftop. Sementara Hinana masih memikirkan apakah ia harus menuruti perkataan Ren atau tidak.
Sejujurnya Hinana masih menginginkan bisa dekat dengan teman-temannya. Dengan bersama mereka ia bisa melupakan masa lalunya. Tapi ia juga merasakan kehidupan makin menjadi kosong karena tidak tahu tujuan yang sebenarnya. Ia merasa iri kare…
Salju Di Bulan Desember
45
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 142 Episodes
Comments